Rachelatte

Beauty and Lifestyle Blog

Friday, December 9, 2016

SPIN & CLEAN Cleansing Brush | REVIEW and FIRST IMPRESSIONS

Pernah ga sih kalian merasa kalau cuci muka aja ga cukup bersih, masih ada sisa makeup lah, atau masih aja timbul jerawat walaupun udah pakai sabun muka anti jerawat. Well, itu mungkin karena cuci muka dengan tangan aja ga cukup untuk mengangkat kotoran dan sisa makeup yang nempel di pori-pori.

Karena kulit mukaku yang sensitif, hal kayak gitu sering banget terjadi sama aku, so i came across and recently purchased SPIN & CLEAN Cleansing Brush.
It's a skin care device dengan sistem spinning (berputar). 


Spin & Clean Claims:
Spin & clean cleansing brush membantu membersihkan wajah secara menyeluruh, exfoliating sel-sel kulit mati sehingga wajah jadi terlihat lebih muda dan radiant, membersihkan kotoran dan sisa makeup yang dipakai seharian without irritating, menyamarkan garis/kerutan halus dan menghilangkan komedo.
Membersihkan lebih bersih 5x lipat dibandingkan cuci muka pakai tangan. 

Made in China 

Price: IDR 438.000 
Face Brush refill (pack of 2) IDR 150.000


Cara Penggunaan: 
Spin & Clean akan nyala kalau udah dipasangin baterai AA 4 biji (adminnya rekomendasiin menggunakan ABC biru putih).



Sebelum di nyalakan, basahi dulu wajah dan brush (better pakai air hangat) kemudian teteskan sabun cuci muka di atas brush, gently rotate the spin & clean to my face sekitar 5 menitan, lalu bilas dengan air dingin. And voila! Pemakaian pertama aja udah berasa banget bersihnya.

My Experience with Spin & Clean Cleansing Brush

Aku beli Spin & Clean ini 3 bulan lalu dari Instagram @spinandclean.id

It came with a simple box dengan clear plastic cover, jadi bisa kelihatan isinya. Pada box dilengkapi dengan detail tentang Spin & Clean system dan bursh heads-nya.




THE PROS:
Spin & Clean brush dilengkapi dengan berbagai jenis brush yang bisa dilepas pasang. Masing-masing brush punya kegunaan tersendiri. Which is why i think this device is so special.


Device-nya sendiri water resistance jadi aman dipakai pada saat mandi. 

Pilihan warna Spin & Clean ada 4 dan lucu-lucu. Ada lavender, abu-abu, pink, dan biru. Aku pilih pink aja, biar girly-girly gimanaa gitu. Hehe.

Untuk pemakaiannya sendiri aku ga setiap hari. Aku pakai kalau aku merasa butuh deep cleansing/exfoliating karena seharian diluar rumah atau setelah memakai heavy makeup atau saat aku lihat mukaku mulai kusam. 

I really enjoy ritual cuci muka aku dengan menggunakan spin & clean, berasa mukaku kayak di pijet-pijet.

Setelah 1 bulanan pemakaian yang aku lihat memang ada sedikit perubahan, kulit mukaku jadi terasa lebih smooth, brighter, bekas jerawat membandel mulai memudar dan mulai jarang tumbuh jerawat. So happy!

THE CONS:
Tutup baterai ga cukup rapat jadi beberapa kali setelah pemakaian, aku cek ternyata ada air yang masuk ke dalam baterainya.

Bagi kulit sensitif wajib banget ganti brush minimal setelah 3 bulan pemakaian. Agar terhindar dari bakteri yang menempel. That's why aku beli sekalian refill brush-nya. 

What's in the box:
- spin & clean system
- small brush
- big brush
- pumice stone
- face sponge
- manual book



Kegunaan Masing-masing Brush:

1. Small Brush / Face Brush: brush ini bentuknya standar, dipakai untuk exfoliate wajah. Bristlesnya lumayan kaku tapi cukup lembut saat diusapkan di wajah. Bener-bener ngebantu mengangkat sisa makeup hingga ke pori-pori.


2. Big Brush / Body Brush: brush yang paling gede di box. Digunakan untuk exfoliate badan atau bisa juga digunakan untuk wajah kalau kamu ga cukup puas dengan small brush. Bristles dan bentuknya sama aja seperti small brush cuma ini versi gedenya. Enak banget deh dipakai setelah luluran, menurutku ngebantu banget kulit jadi lebih bersih.


3. Pumice Stone: seperti kegunaan batu apung biasa, digunakan untuk membersihkan daerah-daerah kasar seperti tumit atau siku.


4. Face Sponge: ini yang ga pernah sama sekali aku cobain. Ini dipakai katanya setelah ritual cuci muka untuk mengaplikasikan moisturizer karena punya sensasi memijat wajah. Jadi moisturizer-nya akan lebih meresap. Tapi aku sendiri ga pernah nyobain ini karena untuk moisturizer aku lebih memilih pakai tangan aja. 


Rating: 4/5

OVERALL REVIEW:
Menurutku Spin & Clean ini cukup bagus untuk yang punya problem kayak aku (ga cukup cuci muka dengan tangan). Aku rekomendasiin ini. Price-nya juga affordable. Pilihan brush heads yang banyak, bisa jadi pertimbangan juga lho dengan harga yang murah.
Tapi tetap harus hati-hati dan selalu cek tutup baterai-nya. Karena posisinya di bagian handle (dibawah) kesempatan untuk dimasukin air jadi lebih besar. So, kalau sampai terjadi kemasukan air, sebelum rusak ada baiknya dibicarain dengan pihak Spin & Clean yang super baik hati untuk penanganan lebih lanjut.

So, have you tried the cleansing device? Would you like to try one? Share with me :)

xoxo,
Rachel 


P.S : this review is not sponsored by any company mention. all products in this review are purchased by me with my own money.

Saturday, August 20, 2016

Desio Contact Lenses | REVIEW & FIRST IMPRESSION

Haiii, welcome back to another review. 
Kali ini aku mau ngebahas brand contact lens dari Italy, it's DESIO ITALIAN LUXURY CONTACT LENSES

Aku udah mengidam-idamkan kontak lensa ini sejak pertama kali ngeliat Evon Wahab (youtube channel: makeupbyevon) wearing shade 'Desert Dream' di salah satu video makeup-nya di awal tahun 2015 lalu. Setelah beberapa kali kebawa mimpi, finally i ordered mine. Waktu itu butuh waktu kurang lebih 5 minggu karena sempat ketahan di bea cukai, sampai akhirnya Desio pertamaku datang.

Untuk pertama kalinya aku order shade 'Caramel Brown'. Setelah nyobain kontak lensa ini aku jadi addicted banget lho. Perasaan pengen punya semua warna, hehe. Sooo, selang beberapa bulan i ordered another shades untuk kedua kalinya, kali ini karena ada promo Christmas buy 2 get 2 for free aku jadi untung mengingat satu kontak lensa mencapai 700ribu lebih. That was a very great deal.




Shades yang aku order kali ini ada 3 dari line Sensual Beauty; Desert Dream, Smoky Grey, dan another Caramel Brown (bcos i accidentally ripped the first one). Sedangkan satunya lagi dari line Two Shades Of Grey in Lighter.

PACKAGING :

As always packaging is everything.
So first impression tentang packagingnya : I LOVE IT!
Untuk koleksi Sensual Beauty atau yg suka aku sebut classic desio, packaging-nya berwarna rose gold, dengan garis coklat tua dibawahnya. Sedangkan untuk Two Shades Of Grey berwarna abu-abu muda dengan garis hitam dibawahnya. They look very sleek, fancy, and simple.

Special packaging karena pembelian saat promo Christmas



PRODUCT DETAILS :





Sensual Beauty
1 pair (2 lenses) including contact lens case
Material : polymacon
Water content : 38%
Diameter : 14.3mm
Base curve : 8.6
Expiration : 3 months

Two Shades Of Grey
1 pair (2 lenses) including contact lens case
Material : polymacon
Water content : 38%
Diameter : 14.5mm
Base curve : 8.7 
Expiration : 3 months

Made in Italy

Harga untuk sepasang Desio Lens

Sensual Beauty Lenses€39  
IDR 720.000 (kurs tahun 2015 + tax)
Untuk mata normal, plano (0.00) / minus (-0.50 up to -6.00)

Two Shades Of Grey : €42
IDR 800.000 (kurs tahun 2015 + tax)
Untuk mata normal, plano (0.00) / minus (-0.50 up to -6.00)

Untuk special prescription seperti silinder atau mata plus akan dikenakan biaya yang lebih mahal dan jangka pengiriman waktu yang lebih lama, karena stocknya ga ready. Untuk yang punya mata minus yang beda antara kanan dan kiri, Desio lebih menganjurkan untuk beli 2 box dengan masing-masing minus yang dibutuhkan.

Kalau dilihat dari harga, Desio ini beneran mahal banget untuk sepasang kontak lensa. Setelah tau harganya, orang pasti bakalan bilang 'dih ngapain beli sampe 700an, mendingan beli kuota' atau 'banyak kali kontak lensa harga 70-100ribuan udah cakep kok', dan sebagainya.
TAPI, pertanyaannya kenapa aku rela ngerogoh kocek segini dalem demi nyobain kontak lensa fenomenal ini?
Problemku sebagai orang asia dengan warna mata dark brown, pastinya kalau beli kontak lens  alasannya pengen warna matanya berubah biar kelihatan lebih beda, selain itu tapi pengen juga kelihatan natural pas dipakai, tapi ga mau sampai iritasi atau jadi merah matanya pas dipakai. 
Nah, Desio dikenal karena memang dibuat untuk tujuan kosmetik dan memang ditujukan untuk orang-orang dengan warna mata gelap (brown, dark brown, black) that's why ketika dipakai warnanya akan meng-cover warna asli mata dan langsung memberikan efek pada warna mata kita dengan kesan natural. Plus-plusnya nyaman dipakai, ga cepat kering, ga bikin mata kelihatan merah, dan lainnya.

THE RESULT :



Sensual Beauty adalah line lensa Desio yang paling pertama keluar, makanya warnanya lebih bervariasi. Ini yang pertama kali aku cobain, dan OMG! aku langsung takjub banget. Serius. Warnanya vibrant, tapi masih kelihatan natural dan ukurannya pas banget dimata aku, ga ganjel, ga shifting atau moving. I just LOVE them!

Two Shades Of Grey line baru dari Desio dengan pilihan dua jenis warna abu-abu. 
Lighter : light grey
Darker : dark grey
Diameter dan base curve nya juga sedikit lebih besar dari Sensual Beauty.

Nah! Lighter adalah pengecualian.
Kalo aku jatuh cinta banget sama classic desio, untuk 'Lighter', i think this lens is hate me. Selain kurang pas di mata aku (dia selalu pelan-pelan moving kebawah, dan terasa ngeganjel), dia juga bikin mata aku iritasi. Kecewa banget sih sebenernya, karena selain aku suka banget sama designnya yang lebih natural menurutku, harganya juga lebih mahal dari classic desio. Hiks.

COMFORT :



Karena lensanya cukup tipis (ini lensa ter-tipis yang pernah aku cobain) jadi pengaplikasiannya cukup gampang, but be very careful bagi kalian yang punya kuku panjang, you don't wanna ripped your 720 ribu rupiah contact lens at first time trying.
Untuk penglihatanku saat pakai kontak lens ini very crystal clear. Tapi.. Hmmm, aku ga mau bilang sih kalau pakai Desio saking nyamannya kayak ga pakai kontak lens. Karena kita memang pakai, cuma karena lensa ini cukup tipis dan kadar airnya ga tinggi maka dia akan lebih sedikit menyerap air mata sehingga kelembaban tetap terjaga. Anyway, aku pernah pakai contact lens nya hampir seharian, kalau ga salah lebih dari 6 jam. Wajar aja sih menurut aku setelah lewat dari 4 jam pemakaian, mulai terasa kering dan penglihatan mulai sedikit blur. Kalau udah begitu, aku langsung tetesin solution khusus kontak lens dan setelah itu (like a magic) lensanya kembali nyaman di mata.

OVERALL :

I would recommend this untuk kalian semua yang mau nyobain pakai colored contact lens yang hasilnya beneran bisa bikin warna mata berubah tapi masih kelihatan natural.

Aku ga kapok kok untuk beli lebih banyak warna lagi walaupun di aku Two Shades Of Grey 'Lighter' ga akan pernah cocok, tapi belum tentu kalian akan mengalami hal yang sama kayak aku. So i suggest to try first, karena kalo ga nyobain kita ga akan pernah tau kan.
Selain itu masih banyak warna dari Sensual Beauty yang masih bikin aku penasaran, belum lagi Desio udah launching warna-warna terbaru dari line terbaru mereka COFFEE COLLECTION. I will definitely try some of them. 

Until next review.

XOXO,
RACHEL
Powered by Blogger.

Contact

Name

Email *

Message *

To get the latest update of me and my works

>> <<