Rachelatte

Beauty and Lifestyle Blog

Friday, October 23, 2015

Dipbrow Pomade First Impression

Finally i had a chance to try the best eyebrow product in 2015


I know, i know, it's been too late untuk nge-review tentang produk fenomenal satu ini, tapi untuk nyobain ini aku harus nunggu hampir 2 tahun, this is the moment everyone, this is it! akhirnya sekarang kesampaian juga *happytear*.

I've seen a lot of good review about this product, i've seen this product in almost every makeup tutorials, everybody ever tried it, EXCEPT ME! Huhuhu (maap jadi kebawa suasana). While i stuck with a squeeze tube aqua brow, i wish i had dipbrow pomade, karena sepertinya (dari review yang aku baca dan video yang aku tonton) dipbrow pomade is easy to use. At least kalo nyoleknya kebanyakan juga ga kebingungan mesti diapain, balikin aja ke jarnya, lah kalo aqua brow mencetnya kebanyakan? mau ga mau dibuang, it happened to me many-many times :(

Anyway, the main problems kenapa aku nggak langsung beli dipbrow pomade ketika ini lagi "hot"- hotnya dibicarain semua orang, adalah :
1. Waktu itu aku lagi kebingungan karena pensil alis ternyata sudah di ujung tanduk, akhirnya aku mutusin untuk beli Makeup Forever Aqua Brow dengan dua warna yang berbeda (in case kalau aku lagi mood jadi blonde), dan ternyata Anastasia Beverly Hills launching dipbrow pomade-nya.

2. Niat untuk order udah bulat, tapi ketika order aku selalu kehabisan shade yang aku mau, waktu itu ABH baru ngeluarin 5 warna dan selalu habis dimana-mana. Kesel, tapi langsung seneng begitu tau ternyata Tarte ngeluarin Amazonian Clay Brow Mousse (sepaket ama brush). I thought 'sepaket sama brush, what a great deal, hmmm i should get one'. I placed an order, but (again) i run out of the stock. Huft.

3. Saking keselnya karena berasa ga jodoh sama dipbrow pomade (in any brand), i stop hunting this kind of product. Jadinya aku tetap setia dengan aqua brow sampai tetes terakhir.

Okay, back to the main topic. 
So, Anastasia Beverly Hills memang terkenal dengan produk-produk alis matanya. Dulu banget aku pengen punya brow wiz-nya, brow powder duo-nya, eyebrow gel-nya, tapi ga pernah berkesempatan punya satu diantara semua itu. Jadi ini adalah my first purchase of ABH product.


PRICE
USA (web) : $18
Indoneia : IDR 388.000

Eits, jangan bilang ini kemahalan ya. Coba lagi dipikirin, untuk ukuran segini (0.14oz) yang isinya padat dan banyak, coba bandingkan dengan pensil alis yang biasa dipake (raut / auto), menurutku kalau beli ini sama aja dengan investasi jangka panjang. Berdasarkan pengalamanku pakai aqua brow, kualitasnya emang ga bohong; it's waterproof and i get a lot of compliments by using the aqua brow, they said my eyebrows looks super natural. Selain itu aku ngerasa hemat lho, karena pemakaian cuma butuh sedikit aja, aqua brow yang aku punya bisa bertahan sampai 2 tahunan. Sedangkan kalau pakai pensil alis (auto) hanya bisa bertahan 1 sampai 1.5 bulan, itu juga kalo ga patah-patah. 
Memang sih pemakaian aqua brow atau dipbrow pomade sedikit tricky dan ribet, karena butuh kuas dan butuh waktu untuk belajar supaya hasil yang didapat memuaskan. But trust me, selama aku ngegambar alis ala-ala pro MUA dengan menggunakan kuas, hasilnya selalu natural.

Anyway, ukuran dan bentuk dipbrow pomade ini setipe dengan eyeliner gel, pemakaiannya (as i told you before) membutuhkan kuas dengan jenis angled brush (yang bentuknya miring, pipih, dan kecil), atau bisa juga pakai flat definer brushAnastasia sebenernya ada ngeluarin double-ended angled brow brush; jadi di satu sisi angled brush, di sisi lainnya spooley (seperti sikat mascara). I don't have any of Anastasia's brow brushes yet, jadi aku masih pakai angled eyeliner brush dari Coastal Scents. Well.. Aku mah pakai brush merk apa aja, yang penting bisa ngelukis alis aja. Hehe.




Aku pakai shade Dark Brown.
Formulanya creamy, dries in a second, cocok untuk kulit berminyak, dan waterproof, tapi ga smudgeproof ya, jadi jangan coba-coba gosok alis yang udah rapi-rapi di conteng kalau ga mau ilang.
Shade ini yang paling pas untuk aku, ga kemudaan atau ketuaan. Walaupun warnanya coklat tua dan warna asli alis aku lebih cenderung ke ash, tapi hasilnya tetap jadi natural begitu di blend.
Kenapa aku ga pakai aja warna ash / ebony untuk alis aku? Well, aku pernah nyobain pakai pensil alis NYX yang auto dengan warna charcoal, hasilnya nggak banget. Wajah aku jadi tegas banget keliatannya, aku juga ngerasa aneh kalau alisku warna hitam dan tebal. Jadi aku sesuaikan dengan warna rambut aku aja, bukan warna asli alis mata.

Overall, aku suka banget sama poduk ini, it really helps me to get the perfect brows.
Untuk aku, alis mata itu penting banget, i can't go out without my eyebrows on. Tapi bukan berarti aku ga punya alis ya, alisku ada tapi tipis banget. Ga pernah aku cabut, cuma aku shaping dengan razor aja. So i really need to fill in the gaps to make them looks fuller.

Aku ga rekomendasiin untuk orang yang suka buru-buru, karena kalau pakai produk kayak gini ga bisa instant asal conteng aja, penggunaan harus pakai kuas, blend lagi pakai spooley biar keliatan natural, dll.. Emang rada ribet, but remember practice makes perfect. So be patient, keep practice, kalau mau cantik emang harus ada pengorbanan, but it's okay, as long as nobody gets hurt ^^

So, i'll see you all beauties on the next post

xoxo,
R A C H E L

About

Coming Soon!

Monday, October 19, 2015

Lime Crime Velvetines *NEW SHADES* REVIEW & SWATCHES

2015 is all about matte liquid lipstick. Semua brand dari yang high end sampai drugstore have their very own version of matte liquid lipstick. I loovvee matte liquid lipstick, it's a very unique invention of matte lipstick, pertama kali apply ke bibir teksturnya liquid, setelah kering jadi matte. I'm not sure siapa yang duluan ngeluarin, tapi i believe Lime Crime ngeluarin versi Velvetines dari sebelum matte liquid lipstick booming.

LIME CRIME terkenal dengan produknya yang quirky, colorful, and fun. Karena aku ga terlalu pede dengan warna makeup yang 'ajaib', aku cuma pernah nyobain unicorn lipstick-nya lime crime yang waktu itu juga lagi booming banget, yaitu warna Geradium dan My Beautiful Rocket. Geradium termasuk warna baru waktu itu, a neon coral-pink. It's a very beautiful color actually, but not for me. I feel like my teeth are turn into yellow dan bikin ga pede karna tiap nyengir lebar, giginya jadi kelihatan kuning, jadi ya sudalah aku hibahkan saja ke sepupu. Hehe.
While my beautiful rocket (true orange shade) is my fave. I always mix this with another color from any kind of lipstick brands i have dan hasilnya oke semua. Besides, i looovveee the smell, kayak ada vanila scent nya.

Anyway, i always wanna have (at least) one of the velvetines series tapi so far belum ada yang nyantol di hati warnanya. Tapi begitu liat sneak peek new shades of velvetines di instagram lime crime, khususnya yang bleached, i was talking to my self 'okay girl, you need this shade in your life!'
And then i ordered 2 of their new shades of velvetines : BLEACHED and FADED








Sebenernya warna baru velvetines ini ada 3 (atau 4 ya?); bleached, faded, dan shroom. I'm not sure if riot termasuk new atau udah released duluan bareng pansy dan cashmere, i totally forget :(
Velvetines punya banyak warna actually, red velvet, suedeberry, pink velvet, riot, bleached, faded, dan shroom ini semua warna yang termasuk wearable, tapi ada juga yang nggak biasa, sebut aja black velvet, wicked, salem, utopia, cashmere, dan pansy.

Cashmere (greige = grey beige) sempet jadi best seller-nya velvetines, beberapa brand bahkan sampe ada yang bikin juga warna greige. For me it's totally an odd color for lips. Banyak yang suka banget sama warna unik ini, tapi ada juga yang bilang setelah pakai cahsmere tanggapan orang-orang yang ngeliat mereka jadi kayak 'orang sakit' karena pucet banget.

Alright back to my velvetines, first review is

PRICE
USA(web) : $20
Indonesia : IDR 410.000

PACKAGING
Sama seperti lip gloss atau kebanyakan liquid lipstick, bentuknya tube dengan doe foot aplikator, very easy to use. Ada roses details di tutupnya, dan tube-nya sendiri transparan tapi berbahan doff menandakan bahwa ini matte liquid lipstick.

FORMULA :
As i told you at the beginning, when you apply it's liquid but dries matte, tapi ga bikin bibir flaky dan berat. Malah justru berasa kaya ga pake lipstik. Sama seperti unicorn lipstick, ini juga ada wangi vanila-nya, so it doesn't smell chemical at all. Long-lasting, i believe it's kissproof too, tapi kalau makan (khususnya makanan berminyak) akan pudar. Super smooth, when i apply to my lips i feel like spreading butter on the bread, hehe. Another plus is very opaque, sekali oles aja udah keluar warnanya.


My favorite is BLEACHED (neutral peach) warna yang paling wearable menurutku, i use this every single day. Kadang aku campur dengan sedikit L.A GIRL GLAZED LIP PAINT in ELUDE untuk efek glossy. Sedangkan FADED (purple beige) hmmm.. ternyata setelah aku pakai warnanya sedikit lebih tua dari ekspektasi awal. Still like it anyway. With a lil bit mix it would be the perfect color.

Sedikit tips, sebelum pakai matte liquid lipstick (merk apa aja) pastiin bibir ga dalam keadaan pecah-pecah. Karena ini teksturnya akan berubah jadi matte dan sometimes akan ngebuat bibir jadi super kering, ga lucu dong ya bagian pecah-pecah dibibir ntar malah jadi keliatan crispy, huhu. Biar cantik dan tampak smooth, lebih baik di scrub dulu bibirnya sebelum pakai lipstik model gini.
Lah gimana caranya?
Gampang banget! Bisa pakai lip scrub (sekarang banyak dijual merk apa aja, aku pakai dari lush cosmetics rasa bubblegum. Yum!). Bahkan bisa bikin sendiri, caranya ambil sedikit gula pasir, taruh di dalam mangkok, campurkan sedikit olive oil, aduk rata, lalu usapkan ke bibir, massage sebentar, lalu bersihkan. 
Ataaaauu ada cara yang lebih gampang lagi yaitu dengan sikat gigi, iyap, sikat gigi!
Jadi setelah sikat gigi, pastikan sikat gigi sudah bersih dari sisa pasta gigi, lalu mulai sikat bibir secara perlahan, kemudian bilas.
Hasilnya.. Bibir akan terasa halus dan lembut. Baru deh pakai matte liquid lipstick favorit masing-masing ;)

So, would i repurchase another products from Lime Crime cosmetics?
I will say YES. They have a good quality for a product. There's a lot of 'unusual' shades, jadi buat yang suka bereksperimen dengan makeup pasti cocok banget sama brand satu ini. And they keep creating something new bikin gemes sendiri pengen nyobain yang baru-baru. Hehe.

Alright so that is all about the review.

Until next time, stay fabulous everybody!

LOVE,
Rachel
Powered by Blogger.

Contact

Name

Email *

Message *

To get the latest update of me and my works

>> <<