Coming Soon!
Friday, October 23, 2015
Monday, October 19, 2015
Lime Crime Velvetines *NEW SHADES* REVIEW & SWATCHES
2015 is all about matte liquid lipstick. Semua brand dari yang high end sampai drugstore have their very own version of matte liquid lipstick. I loovvee matte liquid lipstick, it's a very unique invention of matte lipstick, pertama kali apply ke bibir teksturnya liquid, setelah kering jadi matte. I'm not sure siapa yang duluan ngeluarin, tapi i believe Lime Crime ngeluarin versi Velvetines dari sebelum matte liquid lipstick booming.
Sebenernya warna baru velvetines ini ada 3 (atau 4 ya?); bleached, faded, dan shroom. I'm not sure if riot termasuk new atau udah released duluan bareng pansy dan cashmere, i totally forget :(
LIME CRIME terkenal dengan produknya yang quirky, colorful, and fun. Karena aku ga terlalu pede dengan warna makeup yang 'ajaib', aku cuma pernah nyobain unicorn lipstick-nya lime crime yang waktu itu juga lagi booming banget, yaitu warna Geradium dan My Beautiful Rocket. Geradium termasuk warna baru waktu itu, a neon coral-pink. It's a very beautiful color actually, but not for me. I feel like my teeth are turn into yellow dan bikin ga pede karna tiap nyengir lebar, giginya jadi kelihatan kuning, jadi ya sudalah aku hibahkan saja ke sepupu. Hehe.
While my beautiful rocket (true orange shade) is my fave. I always mix this with another color from any kind of lipstick brands i have dan hasilnya oke semua. Besides, i looovveee the smell, kayak ada vanila scent nya.
Anyway, i always wanna have (at least) one of the velvetines series tapi so far belum ada yang nyantol di hati warnanya. Tapi begitu liat sneak peek new shades of velvetines di instagram lime crime, khususnya yang bleached, i was talking to my self 'okay girl, you need this shade in your life!'
And then i ordered 2 of their new shades of velvetines : BLEACHED and FADED.
Velvetines punya banyak warna actually, red velvet, suedeberry, pink velvet, riot, bleached, faded, dan shroom ini semua warna yang termasuk wearable, tapi ada juga yang nggak biasa, sebut aja black velvet, wicked, salem, utopia, cashmere, dan pansy.
Cashmere (greige = grey beige) sempet jadi best seller-nya velvetines, beberapa brand bahkan sampe ada yang bikin juga warna greige. For me it's totally an odd color for lips. Banyak yang suka banget sama warna unik ini, tapi ada juga yang bilang setelah pakai cahsmere tanggapan orang-orang yang ngeliat mereka jadi kayak 'orang sakit' karena pucet banget.
Alright back to my velvetines, first review is
PRICE
USA(web) : $20
Indonesia : IDR 410.000
PACKAGING
Sama seperti lip gloss atau kebanyakan liquid lipstick, bentuknya tube dengan doe foot aplikator, very easy to use. Ada roses details di tutupnya, dan tube-nya sendiri transparan tapi berbahan doff menandakan bahwa ini matte liquid lipstick.
FORMULA :
As i told you at the beginning, when you apply it's liquid but dries matte, tapi ga bikin bibir flaky dan berat. Malah justru berasa kaya ga pake lipstik. Sama seperti unicorn lipstick, ini juga ada wangi vanila-nya, so it doesn't smell chemical at all. Long-lasting, i believe it's kissproof too, tapi kalau makan (khususnya makanan berminyak) akan pudar. Super smooth, when i apply to my lips i feel like spreading butter on the bread, hehe. Another plus is very opaque, sekali oles aja udah keluar warnanya.
My favorite is BLEACHED (neutral peach) warna yang paling wearable menurutku, i use this every single day. Kadang aku campur dengan sedikit L.A GIRL GLAZED LIP PAINT in ELUDE untuk efek glossy. Sedangkan FADED (purple beige) hmmm.. ternyata setelah aku pakai warnanya sedikit lebih tua dari ekspektasi awal. Still like it anyway. With a lil bit mix it would be the perfect color.
Sedikit tips, sebelum pakai matte liquid lipstick (merk apa aja) pastiin bibir ga dalam keadaan pecah-pecah. Karena ini teksturnya akan berubah jadi matte dan sometimes akan ngebuat bibir jadi super kering, ga lucu dong ya bagian pecah-pecah dibibir ntar malah jadi keliatan crispy, huhu. Biar cantik dan tampak smooth, lebih baik di scrub dulu bibirnya sebelum pakai lipstik model gini.
Lah gimana caranya?
Gampang banget! Bisa pakai lip scrub (sekarang banyak dijual merk apa aja, aku pakai dari lush cosmetics rasa bubblegum. Yum!). Bahkan bisa bikin sendiri, caranya ambil sedikit gula pasir, taruh di dalam mangkok, campurkan sedikit olive oil, aduk rata, lalu usapkan ke bibir, massage sebentar, lalu bersihkan.
Ataaaauu ada cara yang lebih gampang lagi yaitu dengan sikat gigi, iyap, sikat gigi!
Jadi setelah sikat gigi, pastikan sikat gigi sudah bersih dari sisa pasta gigi, lalu mulai sikat bibir secara perlahan, kemudian bilas.
Hasilnya.. Bibir akan terasa halus dan lembut. Baru deh pakai matte liquid lipstick favorit masing-masing ;)
So, would i repurchase another products from Lime Crime cosmetics?
I will say YES. They have a good quality for a product. There's a lot of 'unusual' shades, jadi buat yang suka bereksperimen dengan makeup pasti cocok banget sama brand satu ini. And they keep creating something new bikin gemes sendiri pengen nyobain yang baru-baru. Hehe.
Alright so that is all about the review.
Until next time, stay fabulous everybody!
LOVE,
Rachel
Monday, May 12, 2014
Too Faced Chocolate Bar Palette REVIEW & SWATCHES
Who doesn't love chocolate?
I can't imagine my live without chocolate! Just can't.
So, when i found that Too Faced relased this gorgeous palette, i was sooo excited to get it!
Yes, you know what exactly happened next; I ordered it, langsung dua lagi. Hihihi..
Tapi, palette yang satu lagi aku kasihin ke temenku yg baru aja menikah as a wedding gift. I want something special and sweet for her, and again.. who doesn't love chocolate?! ^^
Pas aku unboxing paketnya, OMG, it looks like a giant chocolate bar and when i open to see what the inside looks like, guess what, something really yummy scent comes out! Yes, that's because it made with 100% natural cocoa powder. I could sniff it all day.
Honestly, I'm not a big fan of eyeshadow palette. Sebelumnya aku cuma punya 3 eyeshadow palette, dua diantaranya dibeli buat menuhin seserahan nikah; Sephora Pro Lesson dan Victoria's Secret, dan yang satu lagi my go-to dan everyday palette; it's Urban Decay Naked Basics. Mostly warna-warna yang ada di eyeshadow palette yang aku punya adalah warna-warna "aman" -you know what i mean-
No vibrant colors. No reds, no yellows, even neons. I am more comfy with smoky kind of look; brown smoky, grey smoky, and cranberry or dark plum smoky eyes. Yaaasss!! I am soooo into cranberry shades these days, and this is another reason i need this palette.
Okay, let's go back to the palette.
First thing is ..
PRICE
I bought this palettes online (sephora do the world wide shipping), di sephora harganya $49 setelah sampai ke indonesia menjadi sekitar IDR 730.000 (including shipping and tax).
PACKAGING
This palette made of a metal with magnetic closure which is not travel friendly at all (for me). And the size is too big to carry on your makeup bag. So, palette kesayangan ini harus tetap berada dalam makeup closet kalau aku travelling. Sedih sih, tapi lebih sedih lagi kalau isinya jadi rusak atau berantakan karena kebentur sana sini while travelling.
COLORS, PIGMENTATION & FORMULA
Let's see the closer look of this palette ..
Lucunya palette ini diberi nama yang manis-manis.
Total you'll get 16 beautiful eyeshadows, dua diantaranya adalah highlighting shades yg ukurannya lebih gede dari yang lain. Speaking of the formulation, these shadows are super smooth, velvety, buttery, walaupun beberapa ada yang sedikit powdery, tapi pigmentationnya juara. Eventho i always need a primer before put any eyeshadow onto my lids, but this eyeshadows are very pigmented, kalau yang ga punya masalah sama oil di eyelids, silakan pakai ini tanpa primer, the colors are really pop out!
Besides, it's less fallout than the other eyeshadows that i've tried.
Anyways, i really love this palette. Bakalan aku pake setiap hari.
Tuesday, February 4, 2014
Em Cosmetics | REVIEW & SWATCHES
Do you know Michelle Phan?
Have you heard about Michelle Phan?
For those who doesn't know who Michelle Phan is, let me tell you what i know about her ...
So, Michelle Phan adalah beauty blogger dan make up guru yang aku temui di Youtube, dia sering bikin makeup tutorials dan tips-tips cantik yang buat aku (and maybe all her viewers) ngerasa terbantu banget. Her voice is so calming, ga bosen deh nonton videonya. Nah, berkat video-video nya yang sangat menginspirasi dan ngebantu banyak orang, dia akhirnya punya berjuta-juta subscribers di youtube, jadi terkenal, karena teknik dandan yang dia punya dan tips-tips yang bagus dia sering diajakin kerja sama dengan banyak brand makeup terkenal untuk jadi beauty ambassador-nya. Kayaknya dari sana dia start make money and becoming a billionaire.
Honestly, aku penonton setia Michelle Phan dari jaman muka si Michelle masih bulet, sampe akhirnya sekarang mukanya jadi tirus & lonjong (still become a controversy karena banyak yang bilang dia oplas, she never told her viewers tho. So who knows?).
Video pertama yang aku tonton adalah transformasinya si Michelle jadi Usagi Sailormoon (believe it or not i got the link at kaskus, haha). Habis nontonin itu aku langsung pengen make up-an kayak Usagi. Hehe. But this is quite funny actually, apapun yang Michelle pakai entah itu produk dari brand terkenal, dari drugstore, harganya mahal, murah, atau produk yang ga terlalu aku butuhin, i always feel like yelling to my self : I NEED THAT TOO!!! Sooo yeaa, she inspired me a lot di dunia per-makeup-an. Hehe.
Karena aku selalu nontonin videonya, i finally get this good news; she's about to launch her new makeup line, it's called Em Cosmetics.
I've been dying tiap kali ngeliat Michelle bikin tutorial dengan produk-produk dari makeup line-nya, i know ceritanya dia pasti promosi. And (again) i feel like I NEED THAT IN MY LIFFFEE!!! I just can't control my self. Don't judge me.
So, another good news is a few weeks ago i've been purchasing some of Em Cosmetics products, and i think i need to review thisss as soon as possible!
YAY! Let's straight to the point
Yang aku order adalah the famous CHIAROSCURO & THE GREAT COVER UP CONCEALER
The packaging is just simple yet elegant. Dasarnya putih dengan signature EM logo ditengah dan tulisan-tulisan tentang apa arti EM di box-nya. Both are travel-friendly, ukurannya nggak terlalu gede pastinya muat di tas atau makeup pouch.
First thing is :
CHIAROSCURO (baca: key-ar-oh-scoo-roh)
So this is very exciting, it's a double-ended contour and highlight in one twist-up stick. Jadi buat yang newbie atau yang pro, yang lagi seneng-senengnya belajar sculpting biar pipi tirus, ga perlu susah lagi karena ada si magic stick ini. Besides, this is very easy to use. I think this is a must have item.
Excuse my contour part karena udah ga selancip pas pertama dibuka dari box. I was sooo excited pas paketan dateng, aku langsung membabi buta buka paketnya, tanpa basa-basi langsung aku cobain dan akhirnya kelupaan di foto. Amsosoreeyy :(
NAH! Untuk di bagian highlighter. Ini sebenernya aku bingung juga gimana caranya mau protes, apa mesti personally email company-nya atau gimana, tapi ini memang CACAT PABRIK sodara-sodara!
Pas aku lagi semangat-semangatnya nyobain, pas aku buka bagian highlight tiba-tiba udah ada guratan-guratan seperti di foto. Aku cek bagian tutup, mungkin aja ini ke twist saat pengiriman sampai ke atas jadi (mungkin) kena tepian tutup bagian dalam, tapi ternyata tutupnya BERSIH! Jadi karena apalagi coba? Salah siapa? Salah gue? Salah temen-temen gue?
Hiks. Apa mau dikata, barang udah ditangan, udah di colak-colek pula. Mau protes masa iya nungguin lagi barangnya sampe 1 bulan ke depan. Jadi terima nasib sajalah daku :'(
Price di web : $24
About IDR 440.000 (+tax and everything, and well dollar lagi naik but i can't help my self :p)
Mihil banget untuk barang yang ada cacat pabriknya begitu.
Texture : creamy setelah diaplikasikan, very easy to blend. I'm impress!
I'm in the shade LIGHT, perfect for my skin tone actually.
Untuk bagian contour gelapnya pas, jadi efek pipi tirus bisa aku dapetin se-natural mungkin. Hehe.
Highlight-nya juga cukup, not too glowy, cukuplah untuk bikin efek high cheekbones tanpa terlihat kayak lampu disko.
By the way, di web nya emcosmetics, this CHIAROSCURO adalah produk yang paling dipilih Michelle Phan.
This is what she says about chiaroscuro :
Next :
THE GREAT COVER UP CONCEALER
Price : $17
About IDR 380.000 (+tax and everything)
Ini ternyata kecil banget :(
Cuma segenggam tangan ajaaa. And this is a squeeze tube! I have an issue with squeeze tube, suka terlalu semangat mencetnya and end up with kebanyakan, lalu dibuang sisa lebihnya :|
I'm in the shade LIGHT/NEUTRAL COOL.
Guess what, aku ngikutin shade yang dipakai Michelle dong. Hehe. Dan ternyata ini MATCH my skin tone perfectly. I love it!
Coverage : 9/10 (It covers anything!)
Your dark spots, your redness, your pimples, even youuu punya tai lalat juga bisa ke cover sama ini. Ini nih yang namanya kecil-kecil cabe rawit. Memang formulanya dibikin untuk digunakan ga perlu banyak-banyak, karena dengan sedikit aja udah bisa menutupi hampir semua kekurangan di wajah, terutama wajahku.
Texture : thick and creamy.
Like i said, cuma butuh sedikit aja udah bisa nutupin hampir semua kekurangan diwajahku. Bahasa beauty guru-nya "a little goes a long way".
Buildable? I don't think so. Dibilang lightweight, tapi menurutku agak sedikit heavy, setelah beberapa jam mukaku jadi oily in certain areas. Terutama di bagian sisi-sisi hidung.
Sedikit tips: sometimes beberapa beauty guru bikin tutorial makeup dengan men-skip foundation part, jadi mereka gantiin foundation dengan concealer untuk menutupi sedikit kekurangan pada wajah. It would do the trick if you have a dry to normal skin type, and don't have any blemishes or active systic acnes, by all means jarang minyakan dan ga jerawatan. Sedangkan kalau kamu punya type kulit combination to oily or even you have a very oily skin like me, plus kamu lagi jerawatan, please don't do this. Do not use the concealer as a foundation. Besides, para beauty guru yang pakai trik ini tinggalnya di iklim yang sejuk, sedangkan Indonesia adalah negara tropis yang panas dan lembab. Concealer diciptakan dengan formula dan tekstur yang jelas beda dengan foundation, foundation is a base, mostly lightweight dan ada yang berbahan dasar air, that's why ada yang buildable (bisa ditimpa berulang-ulang), sedangkan concealer punya formula dan tekstur yang lebih heavy, ada yang oil base (ini aku temuin di great cover up concealer ini) dan tidak buildable.
Kalau masih nekat mau ngikutin trik itu, o-hoo trust me you would be look like penggorengan berjalan. You know, oil di wajahmu akan berproduksi lebih banyak dari sebelumnya.
How do i know? Karna aku pernah mengalaminya. It happened to me many many times! Dan tau apa yang terjadi kalau muka udah produksi minyak berlebihan? Yes, jerawat lebih cepat datang dan berkembang.
Anyway, rajin-rajin ya visit web-nya Em Cosmetics, suka banyak special offer yang bikin ngilerrr.
Recently ada offer kalo beli bedaknya dapat free foundation. FREE loh, full size!
Tapi masukin chartnya itu omg susahnya bukan main. Mesti rebutan sama seluruh makeup junkie di dunia.
Dan terakhir aku liat ada discount 20% off, omg, aku langsung cepet-cepet order bedaknya yang free foundation that match with the powder shade. Semoga bisa di proses secepatnya. Syubidubidu~
Soooo that is pretty much it.
Hopefuly bisa ngebantu yah bagi yang mau nyobaim Em Cosmetics.
REPURCHASE? I don't know yet, let's see if there's another Em Cosmetics products that can steal my heart.
XOXO
Thursday, January 2, 2014
Swarzkopf Foam Color
I love experiment with my hair. Rambut aku pernah di curly, di catok, di warnain.
Aku udah beberapa kali nyoba ngecat rambut, tapi ga pernah pake warna super terang kayak blond atau merah (atau pink). Biasanya aku pake warna2 yang ga keliatan kalo ga terkena cahaya langsung, kayak dark brown atau burgundy.
Nah baru kemaren aku ke hypermart, kali ini nemu cat rambut dengan merk Schwarzkopf.
Merk ini dulu skali pernah aku bahas sama sahabatku Vanya. Dulu cuma bisa di dapat kayak di watson, guardian, atau online drugstore luar negeri yang bisa shipping world wide. Harganya juga lumayan deh untuk cat rambut ukuran drugstore/supermarket, dulu sekitar 100rbuan lebih.
Tapi sekarang bisa nemu di hypermart cuma 99ribu aja. Ee tapi ee tapi, ga semua warna masuk ke Indonesia. Cuma ada 4 warna. Sayang banget.
Jadi, waktu ngeliat si box dengan gambar boneka2 bermata besar ini terpampang di hypermart, langsung aja aku ciduk. Ternyata bukan cuma foam hair color aja yg dijual disitu, tapi yg reguler atau yg berbentuk biasa juga ada. Dan warnanya beda2 dari yang si foam ini.
Aku tetap lebih kepengen nyoba si foam ini.
Karena pilihannya limited, aku beraniin diri untuk milih warna paling terang yang ada disitu : Lemon Blond
Packagingnya lucuuuu walopun kata tante aku serem karna bonekanya bermata besaaarr, tapi tetep aja eyecatching jadi gampang dikenal.
Aanndd here's the chart
Udah pasti banget rambut aku ga bakalan kayak chart no.3 karna emang rambut aku tadinya warna hitam. Bukan pirang kayak gitu. Jadi kemungkinan rambut aku bakalan jadi seperti chart no.1.
Isi dari paketnya :
Cara penggunaan :
Tuangkan cairan hair color 1 (colorant) berbotol hitam ini ke botol developer 2.Pasang pump. Pakai sarung tangan. Goyang2kan botol ke kanan dan ke kiri (ingat loh jangan dikocok!). Pencet pump, gosok2an foam ke kepala secara merata.
Foamnya ga terlalu creamy, agak encer, didiemin lama aja dikit dia udah mencair.
Tapiiiii isinya buanyak bangeeettt.. Ga abis-abis dipake, sampe bisa buat si Mami juga.
Setelah rata di aplikasikan, tunggu beberapa menit. disitu sih tulisannya 45menit tapi aku sengaja lama2in ampe 1 jam haha.
Setelah itu keramas dengan air hangat, jangan lupa pake conditionernya dan cuci bersih sampe ga ada lagi sisa2 cetnya.
Aaannddd voilaaaaa!!!!! Here's the result
Cucok yes warnanya.. Hihihi..
Just like i want it.
Itu foto outdoor, kalo indoor agak lebih gelap dari itu.
Afterall, aku puas sih sama hasilnya.
Repurchase?
Definately yes but with another color of course 😊
Friday, September 6, 2013
Korean Street Food Ddeokbokki | First Impression
Buat Korean lovers atau pecinta drama Korea, atau apapun yg berbau Korea pasti kenal banget deh sama makanan2 khas Korea.
I'm pretty sure that they must be know about the famous Korean street food : Tteokbokki atau Dukbuki (correct me if i'm wrong) yang terbuat dari tepung beras.
Nahh...
Pertama kali aku liat Tteokbokki ini di film Korea yg judulnya The Greatest Love. Filmnya lucu banget sumpah! Tapi sampe detik ini aku masih belom sempat nuntasin filmnya (payah banget bawaan males bumil. Hehe..)
Di film itu, Tteokbokki yg ada di salah satu adegan bener2 menggiurkannnn!!! Merah, pedes, panas, shiny, kenyal, aduh pokoknya menggiurkan banget.
Penasaran sama makanan itu, aku langsung youtube-ing nyari resepnya.
Ternyata sodara2, bahan2nya agak susah ditemui di Endonesa yah. Apalagi pedalaman kayak disini. Hypermart aja cuma sebiji. Huhu.
Jadinya cuma bisa ngecessss liat org Korea masak Tteokbokki yg fenomenal itu.
Tapiii ibu Kartini mengatakan "habis gelap terbitlah terang", terus ada pepatah yang berbunyi "pucuk dicinta ulam pun tiba" pas lagi iseng buka2 instagram, ehhh nemu dong online shop jualan Tteokbokki instan!!! Betapa senangnya bumil satu ini, karna pada akhirnya bisa nyicipin makanan fenomenal tanpa harus jauh2 ke Korea.
*Alhamdulillah ya, Nak. Kamu akhirnya bisa makan juga, ga jadi ngeces dan ga usah ngeces ya sayang* (ngomong sm perut sendiri).
Nama instagramnya : @pojangmachaid
(bagi yang penasaran langsung capcus ke tkp yah)
Ternyata si empunya olshop ini juga punya kayak stan kecil gitu di detos. Hebat yah pemasarannya bisa lewat online juga.
Yang bisa delivery cuma produk2 tertentu aja, itu juga ga semua daerah bisa dicapai. Si ownernya cuma mau kirim kalo di daerahnya ada paket JNE YES, jadi bisa terjamin deh nyampenya keesokan harinya setelah barang dikirim.
Produk yang bisa delivery :
- Tteokbokki
- Rappoki
- Ramyun
- Kimchi
- Hotteok
- Corndog
- Odeng
Aku order 3 jenis ; tteokbokki, rappoki, sama corndog. Sebenernya pengen odeng, tapi somehow katanya belom ada barangnya.
Odeng adalah fish cake. Bentuknya ada yg mirip kayak usus gitu, ada yang lonjong kayak pempek lenjer. Cara masaknya direbus pake kaldu ikan, terus dimakan deh. Bentuknya kayak ditusuk gitu. Dulu pernah nonton juga di Boys Before Flowers, si Gu Jun Pyo lagi makan ini.
Sedangkan Rappoki itu sama aja kayak tteokbokki, cuma penyajiannya ditambahin mie ramen.
Sedangkan Corndog yg aku pesen adalah sosis sapi yang di coat pake potongan kentang. Enak sepertinja, jadi aku pesen. Hhehe.
Masalah kehalal-an produknya, i can guarantee. Soalnya yg jualan kerudungan, teyus di ig nya kyk ada bukti2 foto tentang ingredients yg dipake di saosnya, sama ada kyk yg ngebahas tentang makanan2 korea yang boleh dan ga boleh dimakan sama muslim. Cek aja deh untuk yang lebih lengkapnya.
Anywayyyyy, orderanku datang tadi siang. Langsung aku buka. Packaging yang dipake sama pojangmacha adalah kotak yang bisa utk re-heat makanan di microwave. Sayangnya ga sempet gue foto saking excitednya. Lagian ada 2 box yang pecah. Mungkin gara2 ketimpe2 pas pengiriman. Gapapa, dalemnya masih oke kok, soalnya dikasi bubblewarp yang tebel banget sama ownernya. Cucok deh.
Kotak yang paling mulus isinya Rappoki. Berhubung bumil satu ini tadinya lagi males masak dan belom makan siang, jadinya yang dicobain adalah si Rappoki dulu. Dan sekali lagiii maaaffff banget ga sempet foto apa2 aja isi box Rappoki instan ini (janji ntar yg tteokbokki aku fotoin), tapi yang jelas ada korean hot sauce nya (kalo ga salah namanya gochujang), wijen utk taburan, fish cake, tteokbokki, sama ramennya.
Di tutup box ada instruksi cara memasak, what did i add to my Rappoki for more tasty? Aku kasi potongan wortel & daun bawang.
Disitu ditulis cuma direbus aja semuanya, jadi aku ikutin, no oil need on this recipe. Very healthy. Soalnya maen rebus aje.
Pertama tama aku rebus air dulu, terus masukin korean hot paste nya (bener2 lengket), trs aku masak sampe mendidih. Hmmm.. I don't know but i'm not really like the smell. Baunya kayak tauco? Atau kayak minyak wijen? I have no idea, tapi bener2 sesuatu yang baru tapi familiar di idung. Hmm..
Setelah itu aku masukin wortel, biarin smpe agak lembut, masukin daun bawang, tteokbokki, fish cake, sama ramennya. Aku rebus sampe mengental (sampe aernya hampir habis sebenernya. Plis jangan ditiru).
After that, aku pindahin ke piring and voila! This is it! Rappoki ala Rachel
Cantik yah yah.. Hahahaha..
Tanpa babibu lagi langsung aku makan panas2 sampe mata ku berair. Plisss jangan ditiru juga, kadang ibu hamil suka ga mikir panjang kalo udah laper. Harusnya ditiup dulu, baca Bismillah, baru boleh di hap yah.
Pertama yang aku rasain ya rasa aneh dari sausnya, tapi sebenernya enak kok.
Pedes2 manis gimanaa gitu. Ohya sebelom aku sajiin, aku kasi sedikit blackpapper biar nambah rasa pedes dikit (tapi ga ngaruh).
Ramennya enak, aku suka.
Sausnya okelah.
Tteokbokki nya kematengan. Ya! Kematengan jadinya kelembutan, digigit udah ga chewy lagi, malah teksturnya lengket banget. Harusnya masukin agak2 terakhir kali yah si tteokbokki nya ini.
Fish cake nya super fishy, but taste nice.
Overall aku berasa kayak di Koreaaa.
Seneng banget bisa ngerasain jajanan khas Korea yang super terkenal ini. Enak juga. Mayanlah buat snack di sore hari. Hahaha.
Mudah2an bisa ngerasain Tteokbokki asli bikinan org Korea di negerinya yah someday. Amin Ya Rabbalallamin.






















