Finally i had a chance to try the best eyebrow product in 2015
I know, i know, it's been too late untuk nge-review tentang produk fenomenal satu ini, tapi untuk nyobain ini aku harus nunggu hampir 2 tahun, this is the moment everyone, this is it! akhirnya sekarang kesampaian juga *happytear*.
I've seen a lot of good review about this product, i've seen this product in almost every makeup tutorials, everybody ever tried it, EXCEPT ME! Huhuhu (maap jadi kebawa suasana). While i stuck with a squeeze tube aqua brow, i wish i had dipbrow pomade, karena sepertinya (dari review yang aku baca dan video yang aku tonton) dipbrow pomade is easy to use. At least kalo nyoleknya kebanyakan juga ga kebingungan mesti diapain, balikin aja ke jarnya, lah kalo aqua brow mencetnya kebanyakan? mau ga mau dibuang, it happened to me many-many times :(
Anyway, the main problems kenapa aku nggak langsung beli dipbrow pomade ketika ini lagi "hot"- hotnya dibicarain semua orang, adalah :
1. Waktu itu aku lagi kebingungan karena pensil alis ternyata sudah di ujung tanduk, akhirnya aku mutusin untuk beli Makeup Forever Aqua Brow dengan dua warna yang berbeda (in case kalau aku lagi mood jadi blonde), dan ternyata Anastasia Beverly Hills launching dipbrow pomade-nya.
2. Niat untuk order udah bulat, tapi ketika order aku selalu kehabisan shade yang aku mau, waktu itu ABH baru ngeluarin 5 warna dan selalu habis dimana-mana. Kesel, tapi langsung seneng begitu tau ternyata Tarte ngeluarin Amazonian Clay Brow Mousse (sepaket ama brush). I thought 'sepaket sama brush, what a great deal, hmmm i should get one'. I placed an order, but (again) i run out of the stock. Huft.
3. Saking keselnya karena berasa ga jodoh sama dipbrow pomade (in any brand), i stop hunting this kind of product. Jadinya aku tetap setia dengan aqua brow sampai tetes terakhir.
Okay, back to the main topic.
So, Anastasia Beverly Hills memang terkenal dengan produk-produk alis matanya. Dulu banget aku pengen punya brow wiz-nya, brow powder duo-nya, eyebrow gel-nya, tapi ga pernah berkesempatan punya satu diantara semua itu. Jadi ini adalah my first purchase of ABH product.
PRICE
USA (web) : $18
Indoneia : IDR 388.000
Eits, jangan bilang ini kemahalan ya. Coba lagi dipikirin, untuk ukuran segini (0.14oz) yang isinya padat dan banyak, coba bandingkan dengan pensil alis yang biasa dipake (raut / auto), menurutku kalau beli ini sama aja dengan investasi jangka panjang. Berdasarkan pengalamanku pakai aqua brow, kualitasnya emang ga bohong; it's waterproof and i get a lot of compliments by using the aqua brow, they said my eyebrows looks super natural. Selain itu aku ngerasa hemat lho, karena pemakaian cuma butuh sedikit aja, aqua brow yang aku punya bisa bertahan sampai 2 tahunan. Sedangkan kalau pakai pensil alis (auto) hanya bisa bertahan 1 sampai 1.5 bulan, itu juga kalo ga patah-patah.
Memang sih pemakaian aqua brow atau dipbrow pomade sedikit tricky dan ribet, karena butuh kuas dan butuh waktu untuk belajar supaya hasil yang didapat memuaskan. But trust me, selama aku ngegambar alis ala-ala pro MUA dengan menggunakan kuas, hasilnya selalu natural.
Anyway, ukuran dan bentuk dipbrow pomade ini setipe dengan eyeliner gel, pemakaiannya (as i told you before) membutuhkan kuas dengan jenis angled brush (yang bentuknya miring, pipih, dan kecil), atau bisa juga pakai flat definer brush. Anastasia sebenernya ada ngeluarin double-ended angled brow brush; jadi di satu sisi angled brush, di sisi lainnya spooley (seperti sikat mascara). I don't have any of Anastasia's brow brushes yet, jadi aku masih pakai angled eyeliner brush dari Coastal Scents. Well.. Aku mah pakai brush merk apa aja, yang penting bisa ngelukis alis aja. Hehe.
Aku pakai shade Dark Brown.
Formulanya creamy, dries in a second, cocok untuk kulit berminyak, dan waterproof, tapi ga smudgeproof ya, jadi jangan coba-coba gosok alis yang udah rapi-rapi di conteng kalau ga mau ilang.
Shade ini yang paling pas untuk aku, ga kemudaan atau ketuaan. Walaupun warnanya coklat tua dan warna asli alis aku lebih cenderung ke ash, tapi hasilnya tetap jadi natural begitu di blend.
Kenapa aku ga pakai aja warna ash / ebony untuk alis aku? Well, aku pernah nyobain pakai pensil alis NYX yang auto dengan warna charcoal, hasilnya nggak banget. Wajah aku jadi tegas banget keliatannya, aku juga ngerasa aneh kalau alisku warna hitam dan tebal. Jadi aku sesuaikan dengan warna rambut aku aja, bukan warna asli alis mata.
Overall, aku suka banget sama poduk ini, it really helps me to get the perfect brows.
Untuk aku, alis mata itu penting banget, i can't go out without my eyebrows on. Tapi bukan berarti aku ga punya alis ya, alisku ada tapi tipis banget. Ga pernah aku cabut, cuma aku shaping dengan razor aja. So i really need to fill in the gaps to make them looks fuller.
Aku ga rekomendasiin untuk orang yang suka buru-buru, karena kalau pakai produk kayak gini ga bisa instant asal conteng aja, penggunaan harus pakai kuas, blend lagi pakai spooley biar keliatan natural, dll.. Emang rada ribet, but remember practice makes perfect. So be patient, keep practice, kalau mau cantik emang harus ada pengorbanan, but it's okay, as long as nobody gets hurt ^^
So, i'll see you all beauties on the next post
xoxo,
R A C H E L




0 comments:
Post a Comment