Rachelatte

Beauty and Lifestyle Blog
Showing posts with label Favorite Makeup. Show all posts
Showing posts with label Favorite Makeup. Show all posts

Tuesday, October 24, 2017

Catrice Cosmetics | REVIEW & FIRST IMPRESSION

Hi, long time no blog!
I know it’s been a while, akhir-akhir ini aku sibuk banget karena anakku mulai masuk sekolah dan aku mulai melebarkan sayapku di dunia Makeup Artist, ehehehhe (we’ll talk about that later i promise).
Sebenernya aku punya banyak banget dokumen-dokumen reviews yang belum di publish dari awal tahun sampai detik ini dan ini PR banget buat aku. Targetnya tahun ini semua udah harus di publish. Hiks hiks maafin akuu karena udah terlalu lama mengabaikan blog :’(

Anyway, di post kali ini aku mau bahas tentang makeup brand yang buatku ini masih asing walaupun ternyata brand ini udah lama exist, yaitu Catrice Cosmetics.
Nah Catrice Cosmetics ini adalah brand asal Jerman yang udah ada sejak tahun 2004 dan di 2015 dia udah masuk ke Amerika dan sekitarnya, tapi baru masuk ke Indonesia di tahun 2017 ini (setau aku, CMIIW yaa).
Kalo di Indonesia setau aku lagi niihh, Catrice dijual di Guardian yang ada di Jakarta, ga tau kalo Guardian yang di kota lain udah ada atau belum. Di kota aku sendiri sih belum ada (belum ada Guardian malah), jadi aku dapetin ini secara online.



Sebenernya range makeup Catrice itu udah banyak banget, mulai dari foundation sampai eyeshadow semuanya lengkap, sebelum mutusin untuk beli apanya, i did a research tentang brand ini dan nonton review-nya Kathleen Lights. Berhubung aku adalah “complexion kinda girl” yang peduli banget sama complexion atau base makeup, akhirnya aku putusin untuk cobain foundation dan concealer-nya.

Let’s talk about the foundation first.

Catrice HD Liquid Coverage Foundation

Detail dari web:
The HD Liquid Coverage Foundation offers a high but natural-looking coverage, while feeling extremely lightweight – just like a second skin. Whilst providing a smooth and even complexion, the ultra-liquid texture is extremely high performing and longlasting. It covers imperfections up to 24 Hours and mattifies the skin. The extremely high definition finish is sure to make the skin beautifully even and camera ready.  




Price: Rp 120.000

Packaging: 
To be honest, it looks very expensive! Frosted glass bottle, feels heavy, isinya 30ml sama seperti foundation lain, yang uniknya ini pake pipette atau dropper aplikator, biasanya foundation kayak gini teksturnya bakalan super thin dan runny. 




Shade range: 
Too bad pilihan warnanya ga banyak, hanya ada 4 yaitu
010 Light Beige, 020 Rose Beige, 030 Sand Beige, dan 040 Warm Beige. Setelah aku searching, shade yang paling terang, ternyata ga cukup terang untuk kulit pale dan yang paling gelap ternyata juga ga cukup gelap untuk darker skin tone.
Jadi aku beli dua dari 4 shades yaitu 010 Light Beige dan 030 Sand Beige — aku NC25.

Kenapa aku beli dua shades?
As ya’ll know about me, aku selalu struggling dalam memilih foundation secara online jadi untuk lebih amannya aku langsung beli dua shades sekaligus. Dan bener aja, ternyata dua-duanya kurang cocok untuk tone kulit aku, apalagi dia sedikit oxidize, jadi lama kelamaan akan lebih gelap. Dengan beli dua shades ini aku jadi bisa mix keduanya, dan hasilnya lumayan bisa mendekati tone kulitku.




Staying Power:
Walaupun aku ga pernah pakai foundation sampai 24 jam, tapi foundation ini ternyata cukup tahan lama tanpa touch up. Aku test pakai selama sekitar 7 jam, dipakai wudhu, keringetan, it fades, tapi masih terlihat flawless di wajah aku.

Texture: 
Ternyata teksturnya sendiri ga se-thin dan se-runny NYX Total Control Drop Foundation (ini aku ga punya cuma pernah cobain aja), tapi juga ga se-thick foundation high coverage biasanya, jadi teksturnya ini in the middle of two types of foundations.

Coverage & finish: 
Pertama kali aku aplikasiin, i’m shook, ternyata lumayan nge-cover freckles dan redness di wajah aku, jadi coverage-nya medium to full. Definitely buildable. 
Minusnya, keringnya cepet banget, reminds me of Wet N Wild Photofocus dan L’oreal Infallible Pro Matte Foundation. Jadi begitu di aplikasikan, harus langsung di blend kalo ga mau jadi “belang” dan susah di blend karena udah keduluan kering.
Kalo di kulit aku sendiri hasilnya semi-matte, little bit luminous, jadi aku tetap butuh setting powder setelah pakai foundation ini supaya dia stays all day long.

Scent:
Ini yang paling ganggu banget, aromanya kayak baby wipes, tajam banget waktu pertama kali diaplikasiin. Tapi lama kelamaan akan hilang.

Aku suka aja sih sama foundation ini, walaupun belum “cinta”, tapi ini bisa aku masukin di list must have drugstore foundation, hehe. Dengan harga yang cukup murah, kamu bisa dapetin high coverage foundation yang ga berat di wajah. 

Foundation ini cocok untuk semua jenis kulit termasuk kulit kering, kombinasi dan paling bagus untuk kulit berminyak, dan menurutku aman dipakai sehari-hari. 
Aku rekomendasiin pakai brush untuk full coverage dan beauty blender atau sponge untuk hasil yang lebih natural.

Okay, let’s move on to the concealer.

Catrice Liquid Camouflage High Coverage Concealer

Detail di web:
Dark circles, irregularities and redness are now a thing of the past – the Liquid Camouflage offers optimal coverage and care. The liquid concealer is highly-pigmented, waterproof and especially long-lasting. Easy to use with a practical flock applicator.





Price: Rp 80.000

Packaging:
Concealer ini normal aja packaging-nya. Doe foot aplikator, bentuknya tube —seperti liquid concealer lipgloss atau matte lipsticks lainnya— dengan tutup hitam, pretty simple. Di tutupnya di tempelin stiker segede gaban yang menandakan bahwa concealer ini waterproof.





Shade range:
Sama seperti foundationnya, concealer ini juga ga banyak pilihan shade-nya, 005 Light Natural, 010 Porcellain, 020 Light Beige.
Aku pilih shade 010 Porcellain, this is not my color, jadi ini lebih cocok dipakai sebagai highlight.

Texture, coverage & staying power:
It’s definitely great for covering flaws, teksturnya thick dan creamy, high coverage. Karena pilihanku adalah 010 Porcellain, lebih terang dari tone kulit aku, jelas ga bisa untuk ngecover redness atau acne scars, jadi aku pakai ini sebagai highlighter untuk mencerahkan bagian bawah mata, hidung, dahi, dagu (basically on the centre of my face) dan untuk menutupi freckles. Concealer ini cukup tahan lama, and it does waterproof. I did a test on it and it stays pretty much all day.

Scent:
I don’t know ada apa sama Catrice, tapi concealer-nya juga beraroma baby wipes. Dan ini beneran kentara banget  begitu di aplikasiin. Memang sih lama kelamaan akan hilang, tapi untukku, aku lebih suka yang nggak beraroma atau beraroma segar.

Application & Finish:
Karena aplikatornya doe foot, penggunaannya juga gampang yah tinggal di oles-oles lalu di blend. Ngeblend-nya normal aja bisa pakai jari, brush atau sponge. I prefer brush as usual, dan hasilnya tetap flawless. It has a matte finish, dan keringnya juga lumayan cepet.

Overall thoughts:
Dari berbagai macam drugstore foundation yang aku cobain, yang menang di hati aku cuma Bourjois Healthy Mix Serum dan Maybelline Fit Me Matte + Poreless Foundation, selain itu kayak L’oreal, Wet N Wild, Neutrogena, dan lainnya yang banyak dapat review bagus dan 5 bintang, semuanya ga pernah cocok di aku —either dia terlalu matte, terlalu berat, bahkan sampai menimbulkan break outs.
Baru ini lagi aku nemuin drugstore foundation yang cocok banget sama aku. Brand Catrice emang ga main-main, dari segi harga dan kualitas produk yang mirip dengan high end brands, menurutku foundation dan concealer ini worth to try. 
Dan aku nunggu kesempatan lagi untuk cobain lebih banyak produk dari brand Catrice.

Until next review.

Love,
Rachel

Friday, October 23, 2015

Dipbrow Pomade First Impression

Finally i had a chance to try the best eyebrow product in 2015


I know, i know, it's been too late untuk nge-review tentang produk fenomenal satu ini, tapi untuk nyobain ini aku harus nunggu hampir 2 tahun, this is the moment everyone, this is it! akhirnya sekarang kesampaian juga *happytear*.

I've seen a lot of good review about this product, i've seen this product in almost every makeup tutorials, everybody ever tried it, EXCEPT ME! Huhuhu (maap jadi kebawa suasana). While i stuck with a squeeze tube aqua brow, i wish i had dipbrow pomade, karena sepertinya (dari review yang aku baca dan video yang aku tonton) dipbrow pomade is easy to use. At least kalo nyoleknya kebanyakan juga ga kebingungan mesti diapain, balikin aja ke jarnya, lah kalo aqua brow mencetnya kebanyakan? mau ga mau dibuang, it happened to me many-many times :(

Anyway, the main problems kenapa aku nggak langsung beli dipbrow pomade ketika ini lagi "hot"- hotnya dibicarain semua orang, adalah :
1. Waktu itu aku lagi kebingungan karena pensil alis ternyata sudah di ujung tanduk, akhirnya aku mutusin untuk beli Makeup Forever Aqua Brow dengan dua warna yang berbeda (in case kalau aku lagi mood jadi blonde), dan ternyata Anastasia Beverly Hills launching dipbrow pomade-nya.

2. Niat untuk order udah bulat, tapi ketika order aku selalu kehabisan shade yang aku mau, waktu itu ABH baru ngeluarin 5 warna dan selalu habis dimana-mana. Kesel, tapi langsung seneng begitu tau ternyata Tarte ngeluarin Amazonian Clay Brow Mousse (sepaket ama brush). I thought 'sepaket sama brush, what a great deal, hmmm i should get one'. I placed an order, but (again) i run out of the stock. Huft.

3. Saking keselnya karena berasa ga jodoh sama dipbrow pomade (in any brand), i stop hunting this kind of product. Jadinya aku tetap setia dengan aqua brow sampai tetes terakhir.

Okay, back to the main topic. 
So, Anastasia Beverly Hills memang terkenal dengan produk-produk alis matanya. Dulu banget aku pengen punya brow wiz-nya, brow powder duo-nya, eyebrow gel-nya, tapi ga pernah berkesempatan punya satu diantara semua itu. Jadi ini adalah my first purchase of ABH product.


PRICE
USA (web) : $18
Indoneia : IDR 388.000

Eits, jangan bilang ini kemahalan ya. Coba lagi dipikirin, untuk ukuran segini (0.14oz) yang isinya padat dan banyak, coba bandingkan dengan pensil alis yang biasa dipake (raut / auto), menurutku kalau beli ini sama aja dengan investasi jangka panjang. Berdasarkan pengalamanku pakai aqua brow, kualitasnya emang ga bohong; it's waterproof and i get a lot of compliments by using the aqua brow, they said my eyebrows looks super natural. Selain itu aku ngerasa hemat lho, karena pemakaian cuma butuh sedikit aja, aqua brow yang aku punya bisa bertahan sampai 2 tahunan. Sedangkan kalau pakai pensil alis (auto) hanya bisa bertahan 1 sampai 1.5 bulan, itu juga kalo ga patah-patah. 
Memang sih pemakaian aqua brow atau dipbrow pomade sedikit tricky dan ribet, karena butuh kuas dan butuh waktu untuk belajar supaya hasil yang didapat memuaskan. But trust me, selama aku ngegambar alis ala-ala pro MUA dengan menggunakan kuas, hasilnya selalu natural.

Anyway, ukuran dan bentuk dipbrow pomade ini setipe dengan eyeliner gel, pemakaiannya (as i told you before) membutuhkan kuas dengan jenis angled brush (yang bentuknya miring, pipih, dan kecil), atau bisa juga pakai flat definer brush. Anastasia sebenernya ada ngeluarin double-ended angled brow brush; jadi di satu sisi angled brush, di sisi lainnya spooley (seperti sikat mascara). I don't have any of Anastasia's brow brushes yet, jadi aku masih pakai angled eyeliner brush dari Coastal Scents. Well.. Aku mah pakai brush merk apa aja, yang penting bisa ngelukis alis aja. Hehe.




Aku pakai shade Dark Brown.
Formulanya creamy, dries in a second, cocok untuk kulit berminyak, dan waterproof, tapi ga smudgeproof ya, jadi jangan coba-coba gosok alis yang udah rapi-rapi di conteng kalau ga mau ilang.
Shade ini yang paling pas untuk aku, ga kemudaan atau ketuaan. Walaupun warnanya coklat tua dan warna asli alis aku lebih cenderung ke ash, tapi hasilnya tetap jadi natural begitu di blend.
Kenapa aku ga pakai aja warna ash / ebony untuk alis aku? Well, aku pernah nyobain pakai pensil alis NYX yang auto dengan warna charcoal, hasilnya nggak banget. Wajah aku jadi tegas banget keliatannya, aku juga ngerasa aneh kalau alisku warna hitam dan tebal. Jadi aku sesuaikan dengan warna rambut aku aja, bukan warna asli alis mata.

Overall, aku suka banget sama poduk ini, it really helps me to get the perfect brows.
Untuk aku, alis mata itu penting banget, i can't go out without my eyebrows on. Tapi bukan berarti aku ga punya alis ya, alisku ada tapi tipis banget. Ga pernah aku cabut, cuma aku shaping dengan razor aja. So i really need to fill in the gaps to make them looks fuller.

Aku ga rekomendasiin untuk orang yang suka buru-buru, karena kalau pakai produk kayak gini ga bisa instant asal conteng aja, penggunaan harus pakai kuas, blend lagi pakai spooley biar keliatan natural, dll.. Emang rada ribet, but remember practice makes perfect. So be patient, keep practice, kalau mau cantik emang harus ada pengorbanan, but it's okay, as long as nobody gets hurt ^^

So, i'll see you all beauties on the next post

xoxo,
R A C H E L
Powered by Blogger.

Contact

Name

Email *

Message *

To get the latest update of me and my works

>> <<