Rachelatte

Beauty and Lifestyle Blog
Showing posts with label Makeup. Show all posts
Showing posts with label Makeup. Show all posts

Friday, November 30, 2018

Huda Beauty Smokey Obsession DUPE?! - Bad Habit After Party | REVIEW & SWATCHES


First of all, let me be clear ya, a dupe is not a replica!

Dupes, dibuat oleh merk nyata yang menawarkan kisaran warna yang sama dengan palette yang ada di pasaran. Selain itu, dupes biasanya isinya mirip banget sama produk aslinya sampai kadang kita susah banget ngebedain warna yang dupes dan original.

Sedangkan Replicas/replika atau bahasa kasarnya "palsu" diproduksi secara massal dan dibuat sama persis dari palette yang ada mulai dari packaging, nama brand (mostly the highend one), bahkan warna. Selain itu barang-barang kosmetik replika dikenal akan kandungan berbahayanya. 
Bagi yang belum tau kandungan berbahaya kosmetik palsu, bisa klik disini ya untuk mengetahui lebih jelas. 

Jujur aja aku udah lihat secara langsung kosmetk-kosmetik replika ini saat aku trip ke China tahun 2012 lalu, waktu itu aku ada kesempatan jalan ke pasarnya gitu. Disitu, buju buset dah, banyak banget kosmetik highend yang dijual dengan harga dibawah harga aslinya, sebut aja ada Nars, Benefit, Anastasia Beverly Hills, Urban Decay, dan masih banyak lagi. Awalnya aku ga nyangka kalo itu palsu, soalnya mirip banget ama aslinya! jadi aku iseng nanya dan ternyata harganya beneran ga masuk akal. Di Sephora misalnya harganya bisa Rp 450.000 nah dia jualnya cuma Rp 40.000. Gila banget kan?!

Tapi, hari ini aku ga mau bahas kosmetik palsu, yang mau aku bahas  bahas adalah dupe-nya Huda Beauty Smokey Obsession Palette, yaitu : After Party Palette by Bad Habit.

Jadi ceritanya waktu itu aku lagi iseng, seperti biasa cari-cari info, cari-cari inspirasi buat bikin video dan nulis blog, eh aku nemu videonya Tati yang nge-review Huda Beauty Obsessions Palette. Terus ya udah aku cari-cari di online shop dan akhirnya dari 4 jenis Obsessions palette yang ada saat itu; Smokey, Mauve, Warm Browns, Electric, aku putusin untuk beli yang Smokey karena aku ternyata selama ini ga punya eyeshadow palette yang mengandung warna hitam, hehe.
Kemudian beberapa minggu setelah itu, eh toko online makeup kesayangan aku ngadain Pre Order palette-palette dari shophush.com. Ada beberapa brand yang dijual di Hush, yang paling menarik adalah brand-nya Bad Habit. Kenapa? Guuurrrlll, Bad Habit ngeluarin dupe dari highend brands dong! Gila, aku langsung drooling pengen beli semua. Long story short, aku akhirnya mutusin beli 2 palette dupe-nya Huda Beauty. 
Sebenernya, seperti Huda, Bad Habit ngeluarin After Collections yang terdiri dari After Hours, After Dark, After Shock, dan After Party, yang semuanya adalah dupe dari Huda Beauty Obsessions Palette. Daan, karena aku punya yang Huda Smokey Obsession jadinya aku beli yang Bad Habit After Party untuk jadi bahan review aku. 

Now, let's take a deeper look on them


THE PRICE

Untuk urusan harga, keduanya berbeda cukup jauh ya. I mean, who doesn't know palette gedenya Huda kalo udah di rupiahin bisa main jutaan, ya kan? nah ga jauh beda, palette mini-nya ini ya harganya setengah juta, bo'.
Sedangkan Bad Habit After Party Palette hanya $10 USD yang kemarin kalau dirupiahin cuma Rp 250.000


THE PACKAGING





Bisa dilihat sendiri ya kalo palette nya Bad Habit lebih besar ketimbang Huda, tapi keduanya menurutku masih travel friendly, walaupun pertama kali agak kaget karena Huda begitu kecil cuma segenggam tangan doang. 





Kalo dilihat side by side warnanya emang sama persis ya, cuma ada beberapa penempatan warna di Bad Habit yang di letakkan berbeda. Keduanya dilengkapi kaca, which is great, bisa untuk touch up. Dan terakhir, Bad Habit menamai setiap warnanya, sedangkan Huda nggak ada, kosong aja gitu. 


SHADE VS SHADE





Kalau dilihat side by side kayak diatas tadi, we barely seen the difference, right? tapi begitu aku swatch ternyata ada beberapa warna yang agak berbeda.


PERFORMANCE & PIGMENTATION

Talking about the performance dan pigmentasinya, keduanya sama-sama pigmented ketika di swatch, ini aku swatch tanpa eye primer ya. Tapi menurutku, honestly, ga akan ada yang bisa ngalahin highend brand, mau dupes-nya merk apapun, mau warnanya semirip apapun. Menurutku lho, ya. Kalo menurut kalian "ah enakan dupe lah, murah, fallout mah biasa, bisa di apus juga", ya silahkan beropini sendiri.

Let's make the performance and pigmentation comparisons on each palettes

Huda Beauty :
- Super pigmented, salah satu palette yang punya pigmentasi warna terbaik
- Mattes are very soft and buttery
- Easy to blend
- Shimmers are creamy and easy to applied

Bad Habit :
- Pigmented
- Mattes are little bit powdery
- The fallout tho *tepok jidat*
- Shimmers are creamy, but a lil bit tricky with application, tapi bisa pakai wet brush atau jari. It's not a big deal


FINAL THOUGHTS

Is it a dupe? 

Kalau dilihat dari segi packaging dan warna, udah jelas banget kalau Bad Habit memang meniru Huda Beauty, walaupun dari segi kualitas eyeshadow-nya menurutku sedikit berbeda, sedikit ya, karena shimmers-nya Bad Habit cantik banget dan gampang di aplikasikan. 

Dan, oh ya, kita bahas dulu sedikit tentang fallout-nya Bad Habit ya. Ini aku serius, ga boongan, so i barely touched the mattes dengan fluffy brush, (when i said barely it means BARELY), cuman nyentuh doang tapi fallout-nya luar biasa. Kayak powdery banget, jatoh-jatoh semua. 





Jadi, karena fallout yang begini banyak, cara ngakalinnya saat diaplikasikan adalah dengan build up color beberapa kali supaya hasilnya bagus.
Anyways, I'm not saying this is a bad palette, menurutku ini palette yang cukup bagus kok, apalagi dengan harga segitu, siapa yang bisa ngelawan? kalian bisa dapat palette yang mirip dengan highend brand, warnanya juga mirip, jadi bisa bikin look yang mirip juga.

Jadi jawabannya adalah YES, it is a dupe!

Bagi yang penasaran, i made a video tutorial using this palette, check out my youtube channel here

Thanks for reading, until next review

XO,
Rachel

Tuesday, October 24, 2017

Catrice Cosmetics | REVIEW & FIRST IMPRESSION

Hi, long time no blog!
I know it’s been a while, akhir-akhir ini aku sibuk banget karena anakku mulai masuk sekolah dan aku mulai melebarkan sayapku di dunia Makeup Artist, ehehehhe (we’ll talk about that later i promise).
Sebenernya aku punya banyak banget dokumen-dokumen reviews yang belum di publish dari awal tahun sampai detik ini dan ini PR banget buat aku. Targetnya tahun ini semua udah harus di publish. Hiks hiks maafin akuu karena udah terlalu lama mengabaikan blog :’(

Anyway, di post kali ini aku mau bahas tentang makeup brand yang buatku ini masih asing walaupun ternyata brand ini udah lama exist, yaitu Catrice Cosmetics.
Nah Catrice Cosmetics ini adalah brand asal Jerman yang udah ada sejak tahun 2004 dan di 2015 dia udah masuk ke Amerika dan sekitarnya, tapi baru masuk ke Indonesia di tahun 2017 ini (setau aku, CMIIW yaa).
Kalo di Indonesia setau aku lagi niihh, Catrice dijual di Guardian yang ada di Jakarta, ga tau kalo Guardian yang di kota lain udah ada atau belum. Di kota aku sendiri sih belum ada (belum ada Guardian malah), jadi aku dapetin ini secara online.



Sebenernya range makeup Catrice itu udah banyak banget, mulai dari foundation sampai eyeshadow semuanya lengkap, sebelum mutusin untuk beli apanya, i did a research tentang brand ini dan nonton review-nya Kathleen Lights. Berhubung aku adalah “complexion kinda girl” yang peduli banget sama complexion atau base makeup, akhirnya aku putusin untuk cobain foundation dan concealer-nya.

Let’s talk about the foundation first.

Catrice HD Liquid Coverage Foundation

Detail dari web:
The HD Liquid Coverage Foundation offers a high but natural-looking coverage, while feeling extremely lightweight – just like a second skin. Whilst providing a smooth and even complexion, the ultra-liquid texture is extremely high performing and longlasting. It covers imperfections up to 24 Hours and mattifies the skin. The extremely high definition finish is sure to make the skin beautifully even and camera ready.  




Price: Rp 120.000

Packaging: 
To be honest, it looks very expensive! Frosted glass bottle, feels heavy, isinya 30ml sama seperti foundation lain, yang uniknya ini pake pipette atau dropper aplikator, biasanya foundation kayak gini teksturnya bakalan super thin dan runny. 




Shade range: 
Too bad pilihan warnanya ga banyak, hanya ada 4 yaitu
010 Light Beige, 020 Rose Beige, 030 Sand Beige, dan 040 Warm Beige. Setelah aku searching, shade yang paling terang, ternyata ga cukup terang untuk kulit pale dan yang paling gelap ternyata juga ga cukup gelap untuk darker skin tone.
Jadi aku beli dua dari 4 shades yaitu 010 Light Beige dan 030 Sand Beige — aku NC25.

Kenapa aku beli dua shades?
As ya’ll know about me, aku selalu struggling dalam memilih foundation secara online jadi untuk lebih amannya aku langsung beli dua shades sekaligus. Dan bener aja, ternyata dua-duanya kurang cocok untuk tone kulit aku, apalagi dia sedikit oxidize, jadi lama kelamaan akan lebih gelap. Dengan beli dua shades ini aku jadi bisa mix keduanya, dan hasilnya lumayan bisa mendekati tone kulitku.




Staying Power:
Walaupun aku ga pernah pakai foundation sampai 24 jam, tapi foundation ini ternyata cukup tahan lama tanpa touch up. Aku test pakai selama sekitar 7 jam, dipakai wudhu, keringetan, it fades, tapi masih terlihat flawless di wajah aku.

Texture: 
Ternyata teksturnya sendiri ga se-thin dan se-runny NYX Total Control Drop Foundation (ini aku ga punya cuma pernah cobain aja), tapi juga ga se-thick foundation high coverage biasanya, jadi teksturnya ini in the middle of two types of foundations.

Coverage & finish: 
Pertama kali aku aplikasiin, i’m shook, ternyata lumayan nge-cover freckles dan redness di wajah aku, jadi coverage-nya medium to full. Definitely buildable. 
Minusnya, keringnya cepet banget, reminds me of Wet N Wild Photofocus dan L’oreal Infallible Pro Matte Foundation. Jadi begitu di aplikasikan, harus langsung di blend kalo ga mau jadi “belang” dan susah di blend karena udah keduluan kering.
Kalo di kulit aku sendiri hasilnya semi-matte, little bit luminous, jadi aku tetap butuh setting powder setelah pakai foundation ini supaya dia stays all day long.

Scent:
Ini yang paling ganggu banget, aromanya kayak baby wipes, tajam banget waktu pertama kali diaplikasiin. Tapi lama kelamaan akan hilang.

Aku suka aja sih sama foundation ini, walaupun belum “cinta”, tapi ini bisa aku masukin di list must have drugstore foundation, hehe. Dengan harga yang cukup murah, kamu bisa dapetin high coverage foundation yang ga berat di wajah. 

Foundation ini cocok untuk semua jenis kulit termasuk kulit kering, kombinasi dan paling bagus untuk kulit berminyak, dan menurutku aman dipakai sehari-hari. 
Aku rekomendasiin pakai brush untuk full coverage dan beauty blender atau sponge untuk hasil yang lebih natural.

Okay, let’s move on to the concealer.

Catrice Liquid Camouflage High Coverage Concealer

Detail di web:
Dark circles, irregularities and redness are now a thing of the past – the Liquid Camouflage offers optimal coverage and care. The liquid concealer is highly-pigmented, waterproof and especially long-lasting. Easy to use with a practical flock applicator.





Price: Rp 80.000

Packaging:
Concealer ini normal aja packaging-nya. Doe foot aplikator, bentuknya tube —seperti liquid concealer lipgloss atau matte lipsticks lainnya— dengan tutup hitam, pretty simple. Di tutupnya di tempelin stiker segede gaban yang menandakan bahwa concealer ini waterproof.





Shade range:
Sama seperti foundationnya, concealer ini juga ga banyak pilihan shade-nya, 005 Light Natural, 010 Porcellain, 020 Light Beige.
Aku pilih shade 010 Porcellain, this is not my color, jadi ini lebih cocok dipakai sebagai highlight.

Texture, coverage & staying power:
It’s definitely great for covering flaws, teksturnya thick dan creamy, high coverage. Karena pilihanku adalah 010 Porcellain, lebih terang dari tone kulit aku, jelas ga bisa untuk ngecover redness atau acne scars, jadi aku pakai ini sebagai highlighter untuk mencerahkan bagian bawah mata, hidung, dahi, dagu (basically on the centre of my face) dan untuk menutupi freckles. Concealer ini cukup tahan lama, and it does waterproof. I did a test on it and it stays pretty much all day.

Scent:
I don’t know ada apa sama Catrice, tapi concealer-nya juga beraroma baby wipes. Dan ini beneran kentara banget  begitu di aplikasiin. Memang sih lama kelamaan akan hilang, tapi untukku, aku lebih suka yang nggak beraroma atau beraroma segar.

Application & Finish:
Karena aplikatornya doe foot, penggunaannya juga gampang yah tinggal di oles-oles lalu di blend. Ngeblend-nya normal aja bisa pakai jari, brush atau sponge. I prefer brush as usual, dan hasilnya tetap flawless. It has a matte finish, dan keringnya juga lumayan cepet.

Overall thoughts:
Dari berbagai macam drugstore foundation yang aku cobain, yang menang di hati aku cuma Bourjois Healthy Mix Serum dan Maybelline Fit Me Matte + Poreless Foundation, selain itu kayak L’oreal, Wet N Wild, Neutrogena, dan lainnya yang banyak dapat review bagus dan 5 bintang, semuanya ga pernah cocok di aku —either dia terlalu matte, terlalu berat, bahkan sampai menimbulkan break outs.
Baru ini lagi aku nemuin drugstore foundation yang cocok banget sama aku. Brand Catrice emang ga main-main, dari segi harga dan kualitas produk yang mirip dengan high end brands, menurutku foundation dan concealer ini worth to try. 
Dan aku nunggu kesempatan lagi untuk cobain lebih banyak produk dari brand Catrice.

Until next review.

Love,
Rachel
Powered by Blogger.

Contact

Name

Email *

Message *

To get the latest update of me and my works

>> <<