Rachelatte

Beauty and Lifestyle Blog

Saturday, March 25, 2017

Skin Care Essentials 2016

Sebelum tahun 2016 berakhir, aku mau share sedikit review tentang skin care favorite aku di tahun ini. Mulai dari facial wash, moisturizer, toner, dan obat jerawat.





Kulit aku dari 5 tahun terakhir ini selalu berubah dari yang normal to oily, super oily skin, combinaton, oily and acne prone, sampai pada akhirnya oily combination, banyak acne scars, dan kadang tumbuh jerawat kecil. Hehehe.Despite of all that type, i always be a sensitive skin. Yes. Kulitku kayaknya tipis banget, veins-nya kelihatan jelas, gampang merah, gampang terbakar sinar matahari dan gampang jerawatan.Menurutku ini hasil kebanyakan ditangani oleh produk-produk kimiawi dan gonta-ganti skin care. Karena dari sejak SMP aku udah berani-beranian pakai perawatan dari dokter kulit atau sekedar coba-coba produk skin care "inspired by nature" (you-know-the-brand) padahal mukaku pada saat itu belum ada problem apapun. Anyway, dengan kulit sensitif yang cenderung oily ini aku jadi rada kesulitan nemuin skin care yang pas. Bisa dibilang aku belum ada komitmen dengan produk dari manapun padahal aku udah cobain hampir semua skin care dengan review yang paling bagus untuk jenis kulitku, tapi tetap ga bikin perubahan yang signifikan.



Produk-produk yang akan aku bahas di postingan kali ini adalah produk yang "work" for my skin type. So, let's take a look of what's my skin care essentials.



1. FACIAL WASH : Clearasil Ultra Rapid Action Daily Face Wash






I'm a makeup person, jadi bisa dibilang aku pakai makeup setiap harinya. Aku selalu pakai milk makeup remover sebelum cuci muka, but still aku butuh face wash yang bisa membersihkan residue makeup yang masih nempel.Aku pakai Clearasil udah 6 bulan ini (sebelumnya aku pakai Paula's Choice).Harga beli IDR 255.000Pros :Clearasil face wash ini dilengkapi dengan salicylic acid 2% acne medication untuk membantu meredakan jerawat dan mencegah jerawat tumbuh lagi. Butiran micro scrub super halus ngebantu mengangkat kotoran dan sisa makeup, aku pair dengan Spin & Clean untuk hasil yg maksimal.Konsistensinya thick, dan ga terlalu foamy, wanginya juga ga over powering.Jadi untuk kulit sensitive dan acne prone ini cocok banget.Cons :Aku ga lihat perubahan di pori-pori, ga mengecil, ga tighten, biasa aja.Selain itu minyak di wajahku juga ga berkurang. So, untuk kontrol minyak dan tighten pores i think this product is not specific for it.



2.  FACE TONER : Thayers Witch Hazel Rose Petal






Penting banget untuk pilih toner yang alcohol-free. As we all know alkohol bisa bikin kulit kering, kalo kulit udah kering jadi gampang banget nimbulin kerutan.It's a big no no untuk kulit sensitif.





Harga beli IDR 250.000

Pros :
Toner ini kandungannya dari bahan-bahan natural (organic), alcohol-free, paraben free, gluten free, phthalate free (tidak mengandung senyawa kimia untuk melunakkan plastik), so many 'chemical-free' in this ingredients.
Wangi mawarnya kentara banget which i love it so much karena memang mengandung rose water.
Really hydrates my skin, ga bikin breakouts atau iritasi.
and please.. please banget liat deh segede apa botolnya. Ini 12oz. Guede banget! Puas dan awet banget, bisa sampai 3 bulan bahkan lebih.

Cons :
Botolnya ga travel friendly, karena tutupnya suka bocor. Jadi kalau mau bepergian mendingan pindahin ke botol kecil yang khusus untuk travelling.
Wangi mawarnya cukup strong, bagi yang sensitif sama wangi-wangian mungkin bakalan ga suka.


3. MOISTURIZER : Sensatia Botanicals Oily to Acne-Prone Facial Hydrates



Moisturizer aku kali ini sedikit beda, bukan cream, bukan juga gel, tapi oil. Face oil bukan hal baru lagi buat aku karena aku pernah nyobain Tarte Maracuja Oil dan itu bagus banget cuma ya emang susah di cari, belum masuk juga di Sephora Indonesia. jadi satu-satunya cara ya beli di Sephora US dan itu memakan biaya dan waktu yang cukup lama.
Jadi waktu lagi nyari-nyari moisturizer yang bagus dan affordable, i found this. It has a lot of good reviews. So i give it a try.

Harga beli IDR 165.000


Pros :
Harganya super murah banget banget dibanding face oil atau moisturizer lain yang pernah aku cobain.
Sensatia Botanicals terkenal dengan penggunaan bahan-bahan natural organic yang super aman untuk kulit. Wanginya enak banget, antara mint dan tea tree oil. di dalamnya ada kandungan lemon dan jojoba untuk melawan bakteri yang menyebabkan jerawat.
This actually my second bottle. 
Sensatia ga menjanjikan hasil yang instant since ini menggunakan bahan natural, tapi kalo rutin pemakaian akan kelihatan hasilnya.Yes it does! Kulit mukaku lebih kenyal dari sebelumnya, jerawat yang meradang mulai kempes, dan bekas jerawat yang membandel mulai memudar. 
Kenapa aku berani pakai face oil sedangkan mukaku sendiri tipe oily skin? Seharian aku diruangan ber-AC otomatis kulitku harus terhidrasi dengan baik, selama penggunaan face oil malahan ga bikin mukaku yg oily ini tambah oily kok. Malah ngebantu banget untuk menjaga kelembaban. Besides, bahan-bahan yang bisa dijadiin antiseptik untuk kulit berjerawat adalah nilai plus pada facial hydrates ini.


No cons for this product so far. 


Aaaanndd it's a wrap!

Untuk saat ini, produk diatas adalah yang paling cocok dengan kulitku. But please note, yang cocok di aku belum tentu cocok di kalian yah, begitu juga sebaliknya. Jangan pernah takut untuk selalu cari tau sebanyak-banyaknya tentang jenis kulit masing-masing dan apa yang diperlukan.

Until next review, toodles!
Rachel

Friday, December 9, 2016

SPIN & CLEAN Cleansing Brush | REVIEW and FIRST IMPRESSIONS

Pernah ga sih kalian merasa kalau cuci muka aja ga cukup bersih, masih ada sisa makeup lah, atau masih aja timbul jerawat walaupun udah pakai sabun muka anti jerawat. Well, itu mungkin karena cuci muka dengan tangan aja ga cukup untuk mengangkat kotoran dan sisa makeup yang nempel di pori-pori.

Karena kulit mukaku yang sensitif, hal kayak gitu sering banget terjadi sama aku, so i came across and recently purchased SPIN & CLEAN Cleansing Brush.
It's a skin care device dengan sistem spinning (berputar). 


Spin & Clean Claims:
Spin & clean cleansing brush membantu membersihkan wajah secara menyeluruh, exfoliating sel-sel kulit mati sehingga wajah jadi terlihat lebih muda dan radiant, membersihkan kotoran dan sisa makeup yang dipakai seharian without irritating, menyamarkan garis/kerutan halus dan menghilangkan komedo.
Membersihkan lebih bersih 5x lipat dibandingkan cuci muka pakai tangan. 

Made in China 

Price: IDR 438.000 
Face Brush refill (pack of 2) IDR 150.000


Cara Penggunaan: 
Spin & Clean akan nyala kalau udah dipasangin baterai AA 4 biji (adminnya rekomendasiin menggunakan ABC biru putih).



Sebelum di nyalakan, basahi dulu wajah dan brush (better pakai air hangat) kemudian teteskan sabun cuci muka di atas brush, gently rotate the spin & clean to my face sekitar 5 menitan, lalu bilas dengan air dingin. And voila! Pemakaian pertama aja udah berasa banget bersihnya.

My Experience with Spin & Clean Cleansing Brush

Aku beli Spin & Clean ini 3 bulan lalu dari Instagram @spinandclean.id

It came with a simple box dengan clear plastic cover, jadi bisa kelihatan isinya. Pada box dilengkapi dengan detail tentang Spin & Clean system dan bursh heads-nya.




THE PROS:
Spin & Clean brush dilengkapi dengan berbagai jenis brush yang bisa dilepas pasang. Masing-masing brush punya kegunaan tersendiri. Which is why i think this device is so special.


Device-nya sendiri water resistance jadi aman dipakai pada saat mandi. 

Pilihan warna Spin & Clean ada 4 dan lucu-lucu. Ada lavender, abu-abu, pink, dan biru. Aku pilih pink aja, biar girly-girly gimanaa gitu. Hehe.

Untuk pemakaiannya sendiri aku ga setiap hari. Aku pakai kalau aku merasa butuh deep cleansing/exfoliating karena seharian diluar rumah atau setelah memakai heavy makeup atau saat aku lihat mukaku mulai kusam. 

I really enjoy ritual cuci muka aku dengan menggunakan spin & clean, berasa mukaku kayak di pijet-pijet.

Setelah 1 bulanan pemakaian yang aku lihat memang ada sedikit perubahan, kulit mukaku jadi terasa lebih smooth, brighter, bekas jerawat membandel mulai memudar dan mulai jarang tumbuh jerawat. So happy!

THE CONS:
Tutup baterai ga cukup rapat jadi beberapa kali setelah pemakaian, aku cek ternyata ada air yang masuk ke dalam baterainya.

Bagi kulit sensitif wajib banget ganti brush minimal setelah 3 bulan pemakaian. Agar terhindar dari bakteri yang menempel. That's why aku beli sekalian refill brush-nya. 

What's in the box:
- spin & clean system
- small brush
- big brush
- pumice stone
- face sponge
- manual book



Kegunaan Masing-masing Brush:

1. Small Brush / Face Brush: brush ini bentuknya standar, dipakai untuk exfoliate wajah. Bristlesnya lumayan kaku tapi cukup lembut saat diusapkan di wajah. Bener-bener ngebantu mengangkat sisa makeup hingga ke pori-pori.


2. Big Brush / Body Brush: brush yang paling gede di box. Digunakan untuk exfoliate badan atau bisa juga digunakan untuk wajah kalau kamu ga cukup puas dengan small brush. Bristles dan bentuknya sama aja seperti small brush cuma ini versi gedenya. Enak banget deh dipakai setelah luluran, menurutku ngebantu banget kulit jadi lebih bersih.


3. Pumice Stone: seperti kegunaan batu apung biasa, digunakan untuk membersihkan daerah-daerah kasar seperti tumit atau siku.


4. Face Sponge: ini yang ga pernah sama sekali aku cobain. Ini dipakai katanya setelah ritual cuci muka untuk mengaplikasikan moisturizer karena punya sensasi memijat wajah. Jadi moisturizer-nya akan lebih meresap. Tapi aku sendiri ga pernah nyobain ini karena untuk moisturizer aku lebih memilih pakai tangan aja. 


Rating: 4/5

OVERALL REVIEW:
Menurutku Spin & Clean ini cukup bagus untuk yang punya problem kayak aku (ga cukup cuci muka dengan tangan). Aku rekomendasiin ini. Price-nya juga affordable. Pilihan brush heads yang banyak, bisa jadi pertimbangan juga lho dengan harga yang murah.
Tapi tetap harus hati-hati dan selalu cek tutup baterai-nya. Karena posisinya di bagian handle (dibawah) kesempatan untuk dimasukin air jadi lebih besar. So, kalau sampai terjadi kemasukan air, sebelum rusak ada baiknya dibicarain dengan pihak Spin & Clean yang super baik hati untuk penanganan lebih lanjut.

So, have you tried the cleansing device? Would you like to try one? Share with me :)

xoxo,
Rachel 


P.S : this review is not sponsored by any company mention. all products in this review are purchased by me with my own money.

Saturday, August 20, 2016

Desio Contact Lenses | REVIEW & FIRST IMPRESSION

Haiii, welcome back to another review. 
Kali ini aku mau ngebahas brand contact lens dari Italy, it's DESIO ITALIAN LUXURY CONTACT LENSES

Aku udah mengidam-idamkan kontak lensa ini sejak pertama kali ngeliat Evon Wahab (youtube channel: makeupbyevon) wearing shade 'Desert Dream' di salah satu video makeup-nya di awal tahun 2015 lalu. Setelah beberapa kali kebawa mimpi, finally i ordered mine. Waktu itu butuh waktu kurang lebih 5 minggu karena sempat ketahan di bea cukai, sampai akhirnya Desio pertamaku datang.

Untuk pertama kalinya aku order shade 'Caramel Brown'. Setelah nyobain kontak lensa ini aku jadi addicted banget lho. Perasaan pengen punya semua warna, hehe. Sooo, selang beberapa bulan i ordered another shades untuk kedua kalinya, kali ini karena ada promo Christmas buy 2 get 2 for free aku jadi untung mengingat satu kontak lensa mencapai 700ribu lebih. That was a very great deal.




Shades yang aku order kali ini ada 3 dari line Sensual Beauty; Desert Dream, Smoky Grey, dan another Caramel Brown (bcos i accidentally ripped the first one). Sedangkan satunya lagi dari line Two Shades Of Grey in Lighter.

PACKAGING :

As always packaging is everything.
So first impression tentang packagingnya : I LOVE IT!
Untuk koleksi Sensual Beauty atau yg suka aku sebut classic desio, packaging-nya berwarna rose gold, dengan garis coklat tua dibawahnya. Sedangkan untuk Two Shades Of Grey berwarna abu-abu muda dengan garis hitam dibawahnya. They look very sleek, fancy, and simple.

Special packaging karena pembelian saat promo Christmas



PRODUCT DETAILS :





Sensual Beauty
1 pair (2 lenses) including contact lens case
Material : polymacon
Water content : 38%
Diameter : 14.3mm
Base curve : 8.6
Expiration : 3 months

Two Shades Of Grey
1 pair (2 lenses) including contact lens case
Material : polymacon
Water content : 38%
Diameter : 14.5mm
Base curve : 8.7 
Expiration : 3 months

Made in Italy

Harga untuk sepasang Desio Lens

Sensual Beauty Lenses : €39  
IDR 720.000 (kurs tahun 2015 + tax)
Untuk mata normal, plano (0.00) / minus (-0.50 up to -6.00)

Two Shades Of Grey : €42
IDR 800.000 (kurs tahun 2015 + tax)
Untuk mata normal, plano (0.00) / minus (-0.50 up to -6.00)

Untuk special prescription seperti silinder atau mata plus akan dikenakan biaya yang lebih mahal dan jangka pengiriman waktu yang lebih lama, karena stocknya ga ready. Untuk yang punya mata minus yang beda antara kanan dan kiri, Desio lebih menganjurkan untuk beli 2 box dengan masing-masing minus yang dibutuhkan.

Kalau dilihat dari harga, Desio ini beneran mahal banget untuk sepasang kontak lensa. Setelah tau harganya, orang pasti bakalan bilang 'dih ngapain beli sampe 700an, mendingan beli kuota' atau 'banyak kali kontak lensa harga 70-100ribuan udah cakep kok', dan sebagainya.
TAPI, pertanyaannya kenapa aku rela ngerogoh kocek segini dalem demi nyobain kontak lensa fenomenal ini?
Problemku sebagai orang asia dengan warna mata dark brown, pastinya kalau beli kontak lens  alasannya pengen warna matanya berubah biar kelihatan lebih beda, selain itu tapi pengen juga kelihatan natural pas dipakai, tapi ga mau sampai iritasi atau jadi merah matanya pas dipakai. 
Nah, Desio dikenal karena memang dibuat untuk tujuan kosmetik dan memang ditujukan untuk orang-orang dengan warna mata gelap (brown, dark brown, black) that's why ketika dipakai warnanya akan meng-cover warna asli mata dan langsung memberikan efek pada warna mata kita dengan kesan natural. Plus-plusnya nyaman dipakai, ga cepat kering, ga bikin mata kelihatan merah, dan lainnya.

THE RESULT :



Sensual Beauty adalah line lensa Desio yang paling pertama keluar, makanya warnanya lebih bervariasi. Ini yang pertama kali aku cobain, dan OMG! aku langsung takjub banget. Serius. Warnanya vibrant, tapi masih kelihatan natural dan ukurannya pas banget dimata aku, ga ganjel, ga shifting atau moving. I just LOVE them!

Two Shades Of Grey line baru dari Desio dengan pilihan dua jenis warna abu-abu. 
Lighter : light grey
Darker : dark grey
Diameter dan base curve nya juga sedikit lebih besar dari Sensual Beauty.

Nah! Lighter adalah pengecualian.
Kalo aku jatuh cinta banget sama classic desio, untuk 'Lighter', i think this lens is hate me. Selain kurang pas di mata aku (dia selalu pelan-pelan moving kebawah, dan terasa ngeganjel), dia juga bikin mata aku iritasi. Kecewa banget sih sebenernya, karena selain aku suka banget sama designnya yang lebih natural menurutku, harganya juga lebih mahal dari classic desio. Hiks.

COMFORT :



Karena lensanya cukup tipis (ini lensa ter-tipis yang pernah aku cobain) jadi pengaplikasiannya cukup gampang, but be very careful bagi kalian yang punya kuku panjang, you don't wanna ripped your 720 ribu rupiah contact lens at first time trying.
Untuk penglihatanku saat pakai kontak lens ini very crystal clear. Tapi.. Hmmm, aku ga mau bilang sih kalau pakai Desio saking nyamannya kayak ga pakai kontak lens. Karena kita memang pakai, cuma karena lensa ini cukup tipis dan kadar airnya ga tinggi maka dia akan lebih sedikit menyerap air mata sehingga kelembaban tetap terjaga. Anyway, aku pernah pakai contact lens nya hampir seharian, kalau ga salah lebih dari 6 jam. Wajar aja sih menurut aku setelah lewat dari 4 jam pemakaian, mulai terasa kering dan penglihatan mulai sedikit blur. Kalau udah begitu, aku langsung tetesin solution khusus kontak lens dan setelah itu (like a magic) lensanya kembali nyaman di mata.

OVERALL :

I would recommend this untuk kalian semua yang mau nyobain pakai colored contact lens yang hasilnya beneran bisa bikin warna mata berubah tapi masih kelihatan natural.

Aku ga kapok kok untuk beli lebih banyak warna lagi walaupun di aku Two Shades Of Grey 'Lighter' ga akan pernah cocok, tapi belum tentu kalian akan mengalami hal yang sama kayak aku. So i suggest to try first, karena kalo ga nyobain kita ga akan pernah tau kan.
Selain itu masih banyak warna dari Sensual Beauty yang masih bikin aku penasaran, belum lagi Desio udah launching warna-warna terbaru dari line terbaru mereka COFFEE COLLECTION. I will definitely try some of them. 

Until next review.

XOXO,
RACHEL

Tuesday, December 29, 2015

The Balm : What's Your Type? Mascara REVIEW

Makeup kit apa yang akan kamu bawa kalau terdampar di sebuah pulau?
Akhir-akhir ini pertanyaan ini lagi booming banget dikalangan beauty enthusiast.
Jawabanku? Dipbrow pomade dan maskara. I'll be fine terdampar di pulau asalkan ada dua benda kesayangan ini.

Tapi untuk urusan maskara, jujur aja aku rewel banget. Bulu mata aku tumbuh lurus kebawah, walaupun panjangnya cukup, tapi ga cukup tebal, dan ga lentik. That's why aku butuh mascara yang bisa hold bulu mata aku.
I've been tried so many mascara, dari macem-macem brand, macem-macem harga, macem-macem jenis, tapi yang paling cocok cuma dari Maybelline dan L'oreal. Terutama L'oreal Telescopic waterproof mascara (you win my heart!), tapi i run out of this baby and there's no back up. Berkali-kali mantengin drugstore tapi selalu out of stock. Jadi terpaksa aku cari alternatif lain.
Pertanyaannya: kenapa ga beli Maybelline aja? Katanya dulu cocok banget?
Yup! Emang cocok banget, tapi sama aja kayak L'oreal. Yang jadi favorit aku ga pernah masuk ke Indonesia dan mesti di order lagi lewat USA drugstore dan sejenisnya. I don't have enough time untuk nungguin sampai 2 mingguan, maskara-ku beneran habis.

Pas jalan ke metro, aku iseng ke counter The Balm dan nyobain maskara-nya.


Look at the packaging, isn't that cute?! Hihi.
Sebenarnya "What's Your Type?" mascara ini ada dua jenis; "tall, dark, and handsome" dan "the body builder". 
You can tell by look at the packaging, mine is The Body Builder one. 
Yang ada di counter cuma ada yang body builder aja, selain itu aku dikasi tau kalau maskara ini cocok untuk yang mau bulu matanya kelihatan full. I give it a try saat di counter, waktu itu aku udah pakai L'oreal Telescopic dari rumah dan memang setelah dipakai bulu mata kelihatan lebih tebal. Besides, size wand-nya yang panjang dan precise memudahkan kita untuk pengaplikasian dari pangkal bulu mata.

Penjelasan di web-nya:
Let this "body builder" show you how to pump up your lashes and give them the lift they need. Formulated with Vitamin E, Panthenol and Bamboo, this mascara strengthens and conditions your lashes so they are always amped. Push the limits of your lashes by layering an extra coat to take your volume to the max.

Walaupun ga ada tulisan waterproof-nya, aku nekat beli. Dan sebenernya juga udah di wanti-wanti sama mbaknya kalau ini ga waterproof but smudgeproof.
Tapi yang bikin aku seneng awalnya, pulang dari jalan seharian di mall, bulu mata ku stay curled and looks fuller.




Keesokan harinya, saat L'oreal Telescopic ku bener-bener habis, aku pakai on my bare eyelashes. Dan bener aja! Ternyata dia ga hold bulu mata aku yang udah di jepit. Keringnya juga agak lama, jadi agak susah buatku untuk jepit ulang bulu mata setelah di beri maskara, at least aku mesti nunggu sekitar 3 menit untuk recurled bulu mata. So berarti kemarin pas cobain, bulu mataku keliatan oke banget karena sebelumnya aku udah pakai Telescopic dari rumah, hmmm... sudah kuduga!

Honestly, aku rada parno karena hal ini pernah terjadi saat aku cobain pakai Benefit They're Real Mascara, karena di masanya maskara itu hits banget. I really really disappointed! Bulu mataku ga ada lentik-lentiknya, wet, dan bleberan kemana-mana. That was a terrible experience dan aku takut banget kalau sampai keulang.

Dengan Body Builder ini apakah aku merasakan hal yang sama? O-ho! Alhamdulillah sih ga sampai separah saat pakai They're Real. Setelah dia kering, aku recurled, apply more mascara, and they'll stay walaupun tetep ngga waterproof. But i still happy karena ngga bleberan kemana-mana.
Orrrr akau pakai trick ini, aku pakai Maybelline Lash Discovery mascara, setelah kering aku apply Body Builder, and bam! My eyelashes looks fuller and greater. I love it!




By the way, this maybelline lash discovery mascara is waterproof one, jadi setelah bulu mataku di curled dan apply maskara ini they will stay curled, selain itu dia juga memberikan efek length, but not the volume.
Jadi menurutku kombinasi duo maskara ini udah yang paling oke.
Mostly aku pakai kombinasi ini di malam hari, mengingat si Body Builder ga waterproof dan di malam hari aku jarang keringetan, my eyelashes will stay up all night.

So, the overall score for this The Balm Body Builder Mascara is 7 stars of 10.

I LOVE :
- the packaging
- bentuk spoolie nya yang panjang dan skinny
- given a good volume for eyelashes
- warnanya yang hitam pekat
- smudgeproof
- bisa dikombinasikan dengan maskara merk lain

I HATE :
- the way it looks alone on my eyelashes
- not waterproof
- takes more than a minute to dry

Friday, October 23, 2015

Dipbrow Pomade First Impression

Finally i had a chance to try the best eyebrow product in 2015


I know, i know, it's been too late untuk nge-review tentang produk fenomenal satu ini, tapi untuk nyobain ini aku harus nunggu hampir 2 tahun, this is the moment everyone, this is it! akhirnya sekarang kesampaian juga *happytear*.

I've seen a lot of good review about this product, i've seen this product in almost every makeup tutorials, everybody ever tried it, EXCEPT ME! Huhuhu (maap jadi kebawa suasana). While i stuck with a squeeze tube aqua brow, i wish i had dipbrow pomade, karena sepertinya (dari review yang aku baca dan video yang aku tonton) dipbrow pomade is easy to use. At least kalo nyoleknya kebanyakan juga ga kebingungan mesti diapain, balikin aja ke jarnya, lah kalo aqua brow mencetnya kebanyakan? mau ga mau dibuang, it happened to me many-many times :(

Anyway, the main problems kenapa aku nggak langsung beli dipbrow pomade ketika ini lagi "hot"- hotnya dibicarain semua orang, adalah :
1. Waktu itu aku lagi kebingungan karena pensil alis ternyata sudah di ujung tanduk, akhirnya aku mutusin untuk beli Makeup Forever Aqua Brow dengan dua warna yang berbeda (in case kalau aku lagi mood jadi blonde), dan ternyata Anastasia Beverly Hills launching dipbrow pomade-nya.

2. Niat untuk order udah bulat, tapi ketika order aku selalu kehabisan shade yang aku mau, waktu itu ABH baru ngeluarin 5 warna dan selalu habis dimana-mana. Kesel, tapi langsung seneng begitu tau ternyata Tarte ngeluarin Amazonian Clay Brow Mousse (sepaket ama brush). I thought 'sepaket sama brush, what a great deal, hmmm i should get one'. I placed an order, but (again) i run out of the stock. Huft.

3. Saking keselnya karena berasa ga jodoh sama dipbrow pomade (in any brand), i stop hunting this kind of product. Jadinya aku tetap setia dengan aqua brow sampai tetes terakhir.

Okay, back to the main topic. 
So, Anastasia Beverly Hills memang terkenal dengan produk-produk alis matanya. Dulu banget aku pengen punya brow wiz-nya, brow powder duo-nya, eyebrow gel-nya, tapi ga pernah berkesempatan punya satu diantara semua itu. Jadi ini adalah my first purchase of ABH product.


PRICE
USA (web) : $18
Indoneia : IDR 388.000

Eits, jangan bilang ini kemahalan ya. Coba lagi dipikirin, untuk ukuran segini (0.14oz) yang isinya padat dan banyak, coba bandingkan dengan pensil alis yang biasa dipake (raut / auto), menurutku kalau beli ini sama aja dengan investasi jangka panjang. Berdasarkan pengalamanku pakai aqua brow, kualitasnya emang ga bohong; it's waterproof and i get a lot of compliments by using the aqua brow, they said my eyebrows looks super natural. Selain itu aku ngerasa hemat lho, karena pemakaian cuma butuh sedikit aja, aqua brow yang aku punya bisa bertahan sampai 2 tahunan. Sedangkan kalau pakai pensil alis (auto) hanya bisa bertahan 1 sampai 1.5 bulan, itu juga kalo ga patah-patah. 
Memang sih pemakaian aqua brow atau dipbrow pomade sedikit tricky dan ribet, karena butuh kuas dan butuh waktu untuk belajar supaya hasil yang didapat memuaskan. But trust me, selama aku ngegambar alis ala-ala pro MUA dengan menggunakan kuas, hasilnya selalu natural.

Anyway, ukuran dan bentuk dipbrow pomade ini setipe dengan eyeliner gel, pemakaiannya (as i told you before) membutuhkan kuas dengan jenis angled brush (yang bentuknya miring, pipih, dan kecil), atau bisa juga pakai flat definer brush. Anastasia sebenernya ada ngeluarin double-ended angled brow brush; jadi di satu sisi angled brush, di sisi lainnya spooley (seperti sikat mascara). I don't have any of Anastasia's brow brushes yet, jadi aku masih pakai angled eyeliner brush dari Coastal Scents. Well.. Aku mah pakai brush merk apa aja, yang penting bisa ngelukis alis aja. Hehe.




Aku pakai shade Dark Brown.
Formulanya creamy, dries in a second, cocok untuk kulit berminyak, dan waterproof, tapi ga smudgeproof ya, jadi jangan coba-coba gosok alis yang udah rapi-rapi di conteng kalau ga mau ilang.
Shade ini yang paling pas untuk aku, ga kemudaan atau ketuaan. Walaupun warnanya coklat tua dan warna asli alis aku lebih cenderung ke ash, tapi hasilnya tetap jadi natural begitu di blend.
Kenapa aku ga pakai aja warna ash / ebony untuk alis aku? Well, aku pernah nyobain pakai pensil alis NYX yang auto dengan warna charcoal, hasilnya nggak banget. Wajah aku jadi tegas banget keliatannya, aku juga ngerasa aneh kalau alisku warna hitam dan tebal. Jadi aku sesuaikan dengan warna rambut aku aja, bukan warna asli alis mata.

Overall, aku suka banget sama poduk ini, it really helps me to get the perfect brows.
Untuk aku, alis mata itu penting banget, i can't go out without my eyebrows on. Tapi bukan berarti aku ga punya alis ya, alisku ada tapi tipis banget. Ga pernah aku cabut, cuma aku shaping dengan razor aja. So i really need to fill in the gaps to make them looks fuller.

Aku ga rekomendasiin untuk orang yang suka buru-buru, karena kalau pakai produk kayak gini ga bisa instant asal conteng aja, penggunaan harus pakai kuas, blend lagi pakai spooley biar keliatan natural, dll.. Emang rada ribet, but remember practice makes perfect. So be patient, keep practice, kalau mau cantik emang harus ada pengorbanan, but it's okay, as long as nobody gets hurt ^^

So, i'll see you all beauties on the next post

xoxo,
R A C H E L

About

Coming Soon!
Powered by Blogger.

Contact

Name

Email *

Message *

To get the latest update of me and my works

>> <<